Kevin Tantono
Universitas Tarumanagara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Motivasi Prososial dan Kesejahteraan Wirausaha terhadap Ketekunan Berwirausaha dalam Perspektif Self-Determination Kevin Tantono; Andi Wijaya
Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan Vol. 8 No. 3 (2026): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmk.v8i3.37976

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran krusial Ketekunan Berwirausaha (KB) sebagai pilar keberlanjutan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya di tengah dinamika pasar perkotaan Jakarta Barat. Fokus utama adalah menganalisis pengaruh Motivasi Prososial (MP) terhadap KB melalui mediasi Kesejahteraan Subjektif Wirausaha (KSW) dan Kesejahteraan Psikologis Wirausaha (KPW), berdasarkan kerangka Self-Determination Theory (SDT). MP diyakini dapat meningkatkan persistensi karena menumbuhkan rasa makna dan tanggung jawab sosial. Data kuantitatif dikumpulkan dari 107 responden wirausahawan UMKM di Jakarta Barat dengan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS- SEM). Hasil utama menunjukkan bahwa Motivasi Prososial tidak memiliki pengaruh langsung dan signifikan terhadap Ketekunan Berwirausaha. Namun, MP secara signifikan memengaruhi baik Kesejahteraan Subjektif Wirausaha maupun Kesejahteraan Psikologis Wirausaha. Temuan kunci adalah bahwa Kesejahteraan Psikologis Wirausaha (KPW) berfungsi sebagai mediator penuh (full mediator) yang signifikan antara Motivasi Prososial dan Ketekunan Berwirausaha. Kesimpulan penelitian ini menekankan bahwa dorongan altruistik (MP) hanya akan bertransformasi menjadi daya juang dan konsistensi usaha (KB) jika berhasil membangun modal mental yang kuat, seperti optimisme dan resiliensi yang dicerminkan oleh KPW. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa penguatan kapasitas psikologis internal lebih vital bagi daya tahan UMKM daripada sekadar perasaan puas atau faktor eksternal. This study examines the crucial role of Entrepreneurial Persistence (EP) as a pillar for the sustainability of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs), particularly amidst the dynamic urban market of West Jakarta. The primary objective is to analyze the effect of Prosocial Motivation (PM) on EP, mediated by Entrepreneurial Subjective Well-being (ESW) and Entrepreneurial Psychological Well-being (EPW), within the Self-Determination Theory (SDT) framework. EP is hypothesized to enhance persistence by fostering a sense of meaning and social responsibility. Quantitative data was collected from 107 MSME entrepreneurs in West Jakarta using purposive sampling. The collected data was analyzed using the Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS- SEM) technique. The main findings indicate that Prosocial Motivation has no direct significant effect on Entrepreneurial Persistence. However, MP was found to significantly influence both Entrepreneurial Subjective Well-being and Entrepreneurial Psychological Well-being. The key finding is that Entrepreneurial Psychological Well-being (EPW) acts as a significant full mediator between Prosocial Motivation and Entrepreneurial Persistence. This conclusion emphasizes that the altruistic drive (PM) only successfully translates into business endurance and consistency (EP) if it successfully builds strong mental capital, such as optimism and resilience, as reflected by EPW. The research implies that strengthening internal psychological capacity is more vital for MSME sustainability than mere feelings of satisfaction or external factors.