Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN STATUS GIZI DAN KEBIASAAN MEROKOK DENGAN KEJADIAN ISPA PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ONAN HASANG Ivan Elisabeth Purba; Frida Liharris Saragih; Evarina Sembiring; Agnes Nirwana Simarangkir
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 8 No. 1 (2026): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/tekesnos.v8i1.6496

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) adalah infeksi mempengaruhi saluran pernapasan, baik saluran pernapasan bagian atas maupun saluran pernapasan bagian bawah. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan status gizi dan kebiasaan merokok dengan kejadian ISPA di Puskesmas Onan Hasang Desain penelitian adalah kuantitatif dengan metode analisis korelasi cross sectional yang mengukur variabel bebas dan variabel terikat secara bersamaan atau simultan. Sampel: terdiri dari 65 orang. Hasil penelitian status gizi balita mayoritas gizi kurang terkena ISPA yaitu 76.92% dan kebiasaan merokok mayoritas ada yaitu 78.5%. Hasil uji statistik status gizi bayi dengan kejadian ISPA memiliki nilai P-Value 0.000 <0,05, maka dalam hal ini terima ha. Hasil uji statistik kebiasaan merokok dengan kejadian ISPA memiliki nilai p- Value 0.015 > 0,05, maka dalam hal ini ha diterima. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi bayi dan kebiasaan merokok terhadap kejadian ISPA. Saran peneliti yaitu penyuluhan kepada masyarakat oleh petugas puskesmas dan perhatian orang tua terhadap status gizi bayi.