Ahmad Rochimin
STAI Luqman Al Hakim Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STRATEGI PEMASARAN SEKOLAH INTERNATIONAL ISLAMIC BOARDING SCHOOL (IIBS) AR ROHMAH PUTRI 2 MALANG Ahmad Rochimin; Syamsul Maarif
Dinar : Jurnal Prodi Ekonomi Syariah Vol. 9 No. 1 (2025): September
Publisher : el Hakim Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61088/dinar.v9i1.870

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pemasaran yang digunakan oleh sekolah Ar Rohmah Putri 2 Malang dalam memasarkan sekolah. Penelitian ini bermanfaat untuk memberikan pemahaman mengenai pentingnya peran humas dalam memasarkan sekolah, khususnya di era sekarang. Alasan memilih Ar Rohmah Putri 2 Malang yaitu karena penulis turun langsung ke sekolah tersebut dan lokasi penelitian ini sesuai dengan karakter permasalahan yang diangkat. Penulis juga mempunyai ketertarikan sendiri yang memotivasi untuk menggali lebih dalam tentang pemasaran sekolah tersebut. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif yang menggunakan pendekatan deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Sedangkan untuk metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, data dianalisis dengan proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan melalui verifikasi data. Untuk memastikan data akurat, peneliti melakukan uji keabsahan data dengan teknik triangulasi. Penelitian ini membahas tentang bagaimana strategi pemasaran sekolah Ar Rohmah putri 2 Malang. Dalam pemasaran sekolah, humas membuat strategi meliputi: Menyusun strategi komunikasi dan branding lembaga, menjalin hubungan baik dan membangun branding-branding positif dengan walisantri dan masyarakat, membangun kemitraan eksternal, pemasaran melalui iklan di media sosial dan konten digital, kunjungan ke sekolah-sekolah setiap setahun sekali, promosi dari mulut ke mulut. Adapun faktor pendukung pemasaran meliputi: kualitas layanan Pendidikan, profesionalitas guru/staf, program unggulan, branding kuat, kepuasan walisantri, sarana prasarana dan fasilitas, jaringan dan kemitraan eksternal, and media sosial public. Dan Adapun faktor penghambat pemasaran yaitu; proses periklanan melalui media sosial yang terkadang mengalami pemblokiran akun oleh platform media sosial, kurang bisa menggiring calon pendaftar (calon orangtua santri) langsung memutuskan untuk melakukan pendaftaran, adanya isu-isu buruk tentang sekolah, dan banyaknya tumbuh sekolah-sekolah yang sejenis.