Shofy Amri
Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Nefroprotektif Ekstrak Metanol Trichosanthes cucumerina pada Tikus Permodelan Ulkus Diabetikum Shofy Amri; Tri Astuti; Ismarwati Ismarwati
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol. 13 No. 1 (2026): Jurnal Kesehatan Perintis
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33653/x34erx43

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan gangguan metabolisme yang dapat memicu komplikasi sistemik, termasuk nefropati diabetik yang memengaruhi 20-30% pasien yang berakibat pada penurunan fungsional ginjal. Kondisi ini diidentifikasi melalui abnormalitas filtrasi dan peningkatan kadar ureum dan kreatinin darah. Studi ini bertujuan untuk menganalisis dampak ekstrak pare belut (Trichosanthes cucumerina) terhadap kadar ureum dan kreatinin pada tikus putih (Rattus norvegicus) sebagai model ulkus diabetikum melalui perbandingan pretest dan posttest. Penelitian ini menerapkan metode eksperimen murni (true experimental) melalui pendekatan pretest and posttest randomized controlled group dengan menggunakan teknik purposive sampling. Tikus jantan putih sebanyak 30 ekor sebagai subjek penelitian yang terbagi ke dalam lima kategori. Tiga kelompok diberikan perlakuan dosis uji sebesar 125, 250, dan 500 mg/kgBB,  sedangkan dua kelompok lainnya berfungsi sebagai kontrol: kelompok positif menerima metformin 150 mg/kgBB serta amoxicillin 4 mg/kgBB, dan kelompok negatif tidak mendapatkan intervensi apapun. Kadar ureum dan kreatinin baik pretest dan posttest dianalisis menggunakan spektrofotometer UV-Vis Thermo Scientific Genesys 150. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak pare belut (Trichosanthes cucumerina) secara signifikan menurunkan kadar ureum dan kreatinin ditunjukkan dengan analisis one way ANOVA dengan nilai p-value 0,000. Dosis 250 mg/kgBB efektif menurunkan ureum hingga 81,03%, sedangkan dosis 500 mg/kgBB secara optimal menurunkan kreatinin hingga 60%. Pemberian ekstrak pare belut (Trichosanthes cucumerina) secara signifikan menurunkan kadar ureum dan kreatinin pada tikus model ulkus diabetikum, sehingga berpotensi memperbaiki fungsi ginjal pada kondisi tersebut.