Tanti Anggraini Boti
Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Perintis Indonesia, Sumatera Barat, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Beban Kerja dengan Kepuasan Kerja Perawat di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit: Studi Cross-Sectional Endra Amalia Amalia; Wisi Prana Dewi; Tanti Anggraini Boti
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol. 13 No. 1 (2026): Jurnal Kesehatan Perintis
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33653/a1q1mw89

Abstract

Beban kerja perawat yang tinggi merupakan salah satu faktor yang dapat memengaruhi kepuasan kerja dan berdampak pada kualitas pelayanan keperawatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara beban kerja dengan kepuasan kerja perawat di ruang rawat inap Rumah Sakit Otak Dr. Drs. Muhammad Hatta Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh perawat pelaksana di Gedung Singgalang sebanyak 37 orang. Sampel ditentukan menggunakan teknik total sampling, sehingga seluruh populasi dijadikan responden. Pengukuran beban kerja menggunakan Individual Workload Perception Scale–Revised (IWPS-R), sedangkan kepuasan kerja diukur menggunakan Minnesota Satisfaction Questionnaire (MSQ). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Likelihood Ratio dengan tingkat kemaknaan p < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 51,4% responden mengalami beban kerja berat, sedangkan kepuasan kerja didominasi kategori rendah dan sedang (masing-masing 37,8%). Analisis data menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara beban kerja dengan kepuasan kerja perawat (p < 0,001), di mana semakin tinggi beban kerja yang dirasakan, semakin rendah tingkat kepuasan kerja perawat. Disimpulkan bahwa beban kerja berhubungan signifikan dengan kepuasan kerja perawat. Oleh karena itu, manajemen rumah sakit perlu mengoptimalkan distribusi beban kerja, rasio perawat-pasien, serta sistem pendukung pelayanan untuk meningkatkan kepuasan kerja perawat dan mutu pelayanan keperawatan.