I Gede Putra Adinata
Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Eksplorasi Fungsi Polinomial Dalam Pembentukan Motif Kain Tradisional Berdasarkan Tanggal Lahir Wayan Sauri Peradhayana; I Kadek Adiana Putra; I Gede Putra Adinata
Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 15 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika dan Pendidikan Biologi Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/emasains.v15i2.5555

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan fungsi polynomial dalam desain motif kain tradisional dengan menggunakan tanggal lahir sebagai parameter utama. Urgensi penelitian ini terletak pada perlunya inovasi berbasis matematika dalam pelestarian budaya local, khususnya dalam pengembangan motif kain tradisional. Melalui pendekatan ini, desain kain dapat dipersonalisasi berdasarkan karakteristik numerik dari tanggal lahir seseorang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini mencakup pengumpulan data tanggal lahir, konversi data menjadi parameter fungsi polinomial, dan visualisasi hasil dalam bentuk motif kain. Simpulan yang didapat sebagai berikut. Pertama: metode konversi tanggal lahir menjadi fungsi polinomial berhasil menghasilkan bentuk kurva yang unik untuk setiap responden. Kedua: visualisasi menggunakan GeoGebra memberikan representasi matematis yang presisi, sedangkan pengolahan desain di PowerPoint memberikan fleksibilitas dalam menciptakan pola berulang, mengatur tata letak, dan menyesuaikan warna. Ketiga: tingkat kepuasan responden terhadap desain motif yang dihasilkan tergolong tinggi, dengan 60% responden menyatakan sangat puas, 30% puas, dan 10% cukup puas. Keempat: Penelitian ini membuktikan bahwa integrasi matematika dan seni rupa dapat menciptakan produk kreatif yang memiliki nilai personal, estetika, serta potensi ekonomi di bidang industri kreatif berbasis budaya.