Gusti Ayu Komang Pipin Suartania
Universitas Pendidikan Ganesha

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMP Kelas VIII Ditinjau dari Kemampuan Awal Matematika Gusti Ayu Komang Pipin Suartania; I Gusti Ngurah Pujawan; Ni Nyoman Parwati
Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 15 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika dan Pendidikan Biologi Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/emasains.v15i2.6405

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah matematis merupakan kompetensi penting yang perlu dimiliki siswa untuk menyelesaikan berbagai permasalahan yang berkaitan dengan matematika dalam kehidupan sehari-hari. Kemampuan ini mencakup beberapa tahapan, yaitu memahami permasalahan, menyusun rencana penyelesaian, melaksanakan rencana, serta melakukan pengecekan kembali terhadap hasil yang diperoleh. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VIII berdasarkan kemampuan awal matematika yang dimiliki. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII A9 SMP Negeri 1 Banjar. Pengumpulan data dilakukan melalui pemberian tes uraian yang dirancang untuk mengukur kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Data dianalisis dengan mengelompokkan siswa ke dalam tiga kategori kemampuan awal matematika, yaitu tinggi, sedang, dan rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis siswa berbeda pada setiap kategori KAM. Siswa dengan kemampuan awal matematika (KAM) tinggi cenderung mampu memahami masalah, merencanakan, dan melaksanakan penyelesaian dengan lebih baik dibandingkan siswa pada kategori lainnya. Sementara itu, siswa dengan KAM sedang dan rendah masih mengalami kesulitan dalam beberapa tahapan penyelesaian, terutama pada tahap melaksanakan prosedur penyelesaian. Secara umum, siswa mengalami kesulitan yang paling menonjol pada penyelesaian soal nomor 3. Selain itu, sebagian siswa pada setiap kelompok KAM belum terbiasa melakukan pemeriksaan kembali terhadap jawaban yang diperoleh. Dengan demikian, kemampuan awal matematika memiliki keterkaitan dengan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa.