Abstrak. Kemampuan pemahaman konsep matematis merupakan salah satu aspek penting dalam pembelajaran matematika karena berperan dalam membantu siswa memahami, menghubungkan, dan menerapkan konsep matematika dalam berbagai situasi. Faktor afektif seperti self esteem diduga memiliki keterkaitan dengan kemampuan tersebut, khususnya pada siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self esteem dengan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas V SD. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SDS Torsina III Singkawang, dengan sampel penelitian sebanyak 29 siswa kelas VB yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui angket self esteem dan tes kemampuan pemahaman konsep matematis pada materi sudut. Analisis data menggunakan korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self esteem siswa berada pada kategori tinggi dengan rata-rata sebesar 0,66, sedangkan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa berada pada kategori tinggi dengan rata-rata sebesar 73,5. Hasil analisis korelasi menunjukkan terdapat hubungan positif dan signifikan antara self esteem dengan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,60, nilai sebesar 3,89 lebih besar daripada sebesar 2,052, serta koefisien determinasi sebesar 0,36. Kebaruan penelitian ini terletak pada kajian hubungan aspek afektif dan kemampuan kognitif matematis siswa sekolah dasar pada materi sudut. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi guru dalam menciptakan pembelajaran matematika yang tidak hanya berfokus pada kemampuan kognitif, tetapi juga memperhatikan pengembangan self esteem siswa untuk mendukung pemahaman konsep matematis secara optimal.