Lutfiyah Rizqulloh
Politeknik Bina Trada Semarang,

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Meningkatkan Kesehatan Mental Remaja Melalui PIK-R Nia Supiana; Lutfiyah Rizqulloh; Achmad Syaifudin; RR. Catur Leny Wulandari
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v5i2.23022

Abstract

Latar Belakang: Kesehatan mental remaja menjadi isu krusial dengan prevalensi tertinggi pada usia 17-18 tahun. Kota Semarang, berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Semarang tahun 2023, terdapat sekitar 8,5% remaja usia sekolah yang mengalami gangguan mental emosional. Angka ini menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun 2020 yang hanya 6,7%. Penelitian ini bertujuan merekomendasikan intervensi untuk meningkatkan kesehatan mental remaja di Kota Semarang. Metode: Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan total sampling pada 258 siswa SMA Islam Sultan Agung 3 Semarang. Instrumen yang digunakan adalah Self Reporting Questionnaire (SRQ) dari WHO untuk skrining gangguan kejiwaan. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil: Usia 16-18 tahun merupakan fase kritis perkembangan remaja. Remaja perempuan menunjukkan gejala gangguan mental emosional lebih tinggi (61,2%) dibandingkan laki-laki. Gejala tersering adalah kelelahan sepanjang waktu (90,5%), diikuti kesulitan pengambilan keputusan (70,7%) dan sakit kepala (68,1%). Kesimpulan: Tingginya prevalensi gangguan mental, terutama pada remaja perempuan, menunjukkan perlunya intervensi berbasis sekolah. Pendirian Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) di SMA Islam Sultan Agung 3 Semarang, bekerja sama dengan BKKBN, direkomendasikan sebagai langkah strategis untuk mengatasi masalah kesehatan mental siswa.