Andika Saputra
STAI Jamiatut Tarbiyah Lhoksukon kabupaten Aceh Utara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi manajemen talenta dalam meningkatkan pendidikan peserta didik di balai House school Al-Aziziyah Desa Trieng Lhoksukon Andika Saputra
Journal of Islamic Education and Law Vol. 1 No. 3 (2025): Journal of Islamic Education and Law
Publisher : Yayasan Nanggroe Aceh Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66155/m7bzj920

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi strategi manajemen talenta dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan peserta didik di Balai House School Al-Aziziyah, Desa Trieng, Kecamatan Lhoksukon. Manajemen talenta dipandang sebagai pendekatan strategis dalam pengelolaan sumber daya manusia, yang berfokus pada identifikasi, pengembangan, serta retensi individu dengan kompetensi dasar dalam setiap perkembangan pontensi anak berdasarkan skill yang di miliki dalam ilmu pengetahuan Agama dan potensi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumentasi terhadap tenaga pendidik, peserta didik, serta pihak manajemen sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi manajemen talenta yang diterapkan-meliputi rekrutmen tenaga pendidik yang kompeten, program pelatihan berkelanjutan, serta pemberian insentif dan penghargaan-berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan motivasi belajar, pengembangan kreativitas, dan pencapaian akademik peserta didik. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan manajemen talenta secara terstruktur dan berkelanjutan mampu menciptakan lingkungan pembelajaran yang kondusif dan kompetitif. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi lembaga pendidikan dalam merumuskan kebijakan pengelolaan sumber daya manusia yang berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan yang sakral secara Islami.
Islam Dan Manajemen dalam Orientasi Pendidikan Masa Kini di Balai House School Al-Aziziyah Desa Trieng MU Lhoksukon Aceh Utara Andika Saputra
Journal of Islamic Education and Law Vol. 2 No. 3 (2026): Journal of Islamic Education and Law
Publisher : Yayasan Nanggroe Aceh Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66155/2bzxpa81

Abstract

This study is motivated by the demands of educational transformation in the contemporary era, which require Islamic educational institutions to integrate modern management principles with Islamic values in the implementation of education. Such integration is necessary to establish an educational system that is oriented not only toward improving students’ academic competencies but also toward developing their character, spirituality, and skills in accordance with current developments. Balai House School Al-Aziziyah, located in Trieng MU Village, Lhoksukon District, North Aceh Regency, is one of the educational institutions that implements Islamic education management in response to the changing orientation of contemporary education. This study aims to describe and analyze the implementation of Islamic education management and the contemporary educational orientation applied at Balai House School Al-Aziziyah, as well as to identify the supporting and inhibiting factors affecting its implementation. This study employed a qualitative approach using field research. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation involving the school principal, teachers, educational staff, and students. Data were analyzed interactively through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing, while data validity was ensured through source, technique, and time triangulation. The findings indicate that the implementation of Islamic education management at Balai House School Al-Aziziyah is carried out systematically through the management functions of planning, organizing, actuating, and controlling, which are grounded in Islamic values such as trustworthiness (amanah), consultation (musyawarah), justice, discipline, responsibility, and professionalism.