Bambang Pujiono
Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Pemasaran dalam Meningkatkan Pendapatan Petani Kentang (Solanum tuberosum L.) Berkelanjutan pada Kawasan Agropolitan Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara Bambang Hermanto; Sri Wahyuni; Suci Asri Munawari; Bambang Pujiono
JURNAL AGRO NUSANTARA Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Agronusantara
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jan.v6i1.6854

Abstract

Pengembangan kawasan agropolitan merupakan salah satu pendekatan pembangunan pertanian yang diarahkan untuk meningkatkan daya saing komoditas pertanian, memperkuat sistem agribisnis, serta meningkatkan kesejahteraan petani secara berkelanjutan. Kabupaten Simalungun merupakan salah satu sentra produksi kentang di Provinsi Sumatera Utara yang memiliki potensi besar dalam mendukung pembangunan pertanian berbasis kawasan. Namun demikian, berbagai kendala pemasaran, keterbatasan modal, fluktuasi harga, serta rendahnya akses terhadap sarana produksi masih menjadi faktor penghambat peningkatan pendapatan petani. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pemasaran yang tepat dalam meningkatkan pendapatan petani kentang melalui identifikasi faktor internal dan eksternal menggunakan pendekatan SWOT. Penelitian dilaksanakan pada empat kecamatan sentra produksi kentang di Kabupaten Simalungun, yaitu Kecamatan Silimakuta, Pematang Silimahuta, Purba, dan Dolok Silou. Sebanyak 200 responden dipilih menggunakan teknik proportional sampling. Data dianalisis menggunakan matriks Internal Factor Analysis Summary (IFAS), External Factor Analysis Summary (EFAS), dan matriks SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kekuatan (Strength) sebesar 1,806 lebih tinggi dibandingkan kelemahan (Weakness) sebesar 1,103, sedangkan peluang (Opportunity) sebesar 1,765 lebih tinggi dibandingkan ancaman (Threat) sebesar 1,220. Kombinasi nilai tersebut menghasilkan strategi Strength–Opportunity (SO) sebagai strategi prioritas dengan skor tertinggi sebesar 3,571. Faktor kekuatan utama adalah tingginya permintaan pasar terhadap kentang, sedangkan peluang terbesar berasal dari penggunaan bibit unggul yang mampu meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani. Oleh karena itu, strategi yang direkomendasikan meliputi optimalisasi pemanfaatan lahan, peningkatan penggunaan benih unggul, penguatan kelembagaan petani, peningkatan akses terhadap sarana produksi, pengembangan jaringan pemasaran, serta dukungan kebijakan pemerintah dalam menciptakan sistem agribisnis kentang yang berkelanjutan. Implementasi strategi tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing komoditas kentang sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di kawasan agropolitan Kabupaten Simalungun.