M. Yusuf
Institut Agama Islam Daaruluum Asahan Kisaran, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Internalisasi Nilai-Nilai Pancasila dalam Menjawab Tantangan Kehidupan Berbangsa di Era Modern Ilham Ilham; M. Yusuf
Journal of Educational Research and Humaniora (JERH) Volume 3 Nomor 4 Desember 2025
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jerh.v3i4.3094

Abstract

Internalisasi nilai-nilai Pancasila merupakan proses strategis dalam membentuk karakter bangsa dan menjaga keutuhan kehidupan berbangsa di tengah dinamika era modern. Perkembangan teknologi informasi, globalisasi, serta perubahan sosial yang cepat telah membawa berbagai tantangan kompleks, mulai dari lunturnya nilai kebersamaan, meningkatnya individualisme, hingga munculnya paham-paham yang tidak sejalan dengan ideologi Pancasila. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hasil internalisasi nilai-nilai Pancasila, tantangan kehidupan berbangsa di era modern, serta peran internalisasi nilai Pancasila dalam menjawab tantangan tersebut. Hasil kajian menunjukkan bahwa internalisasi nilai Pancasila memberikan dampak positif pada pembentukan karakter individu yang religius, humanis, demokratis, dan berkeadilan. Pada aspek individu, nilai Ketuhanan Yang Maha Esa dan Kemanusiaan yang Adil dan Beradab mendorong tumbuhnya sikap toleran, empati, serta perilaku bermoral. Pada aspek sosial, nilai Persatuan Indonesia memperkuat solidaritas dan keharmonisan di tengah keberagaman masyarakat. Sementara itu, pada aspek politik dan kenegaraan, nilai Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan berperan dalam membangun demokrasi yang beretika dan bertanggung jawab. Nilai Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia menjadi orientasi utama dalam menghadapi tantangan ketimpangan sosial dan ekonomi. Dengan demikian, internalisasi nilai-nilai Pancasila terbukti relevan dan esensial sebagai landasan normatif dalam menjaga jati diri bangsa serta menjawab tantangan kehidupan berbangsa di era modern secara berkelanjutan.