Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Nilai Fungsional Protein Biji Labu Kuning (Cucurbita moschata) melalui Teknologi Enkapsulasi: Enhancing the Functional Value of Yellow Pumpkin (Cucurbita moschata) Seed Protein through Encapsulation Technology Nur Rahmah Hidayati
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i2.9696

Abstract

Biji Cucurbita moschata mengandung protein yang cukup tinggi. Pemanfaatan protein biji C. moschata menjadi salah satu sumber protein nabati yang menjanjikan. Hidrolisat protein nabati maupun bentuk peptidanya berpotensi dimanfaatkan sebagai senyawa bioaktif. Namun, kandungan protein pada produk tepung biji C. moschata memiliki keterbatasan seperti degradasi protein, stabilitas, bioavailibilitas, serta bioaktivitasnya selama pemrosesan dan penyimpanan. Salah satu pendekatan yang banyak digunakan untuk mengatasi keterbatasan tersebut adalah teknologi enkapsulasi. Studi ini bertujuan untuk mengkaji berbagai metode enkapsulasi pada hidrolisat protein maupun peptida serta pengaruhnya terhadap stabilitas, bioaktivitas, profil pelepasan senyawa bioaktif. Metode yang digunakan dalam studi literatur yaitu dengan menelusuri basis data pada Google Scholar, ScienceDirect, Scopus, dan PubMed dengan tema relevan pada rentang 2020-2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa perbedaan metode enkapsulasi dan bahan pelapis memiliki peranan penting dalam menentukan ukuran partikel, stabilitas fisikokimia, efisiensi enkapsulasi, serta aktivitas biologis. Spray drying banyak diaplikasikan untuk menghasilkan produk kering yang stabil dan dapat diaplikasikan sebagai bahan fortifikasi makanan, sedangkan gelasi ionik yang dikombinasikan dengan freeze dry meningkatkan stabilitas nanopartikel dan efisiensi enkapsulasi. Sistem liposom memberikan perlindungan dan pelepasan terkontrol pada simulasi gastrointestinal. Hasil-hasil tersebut menunjukkan bahwa enkapsulasi dapat meningkatkan nilai guna produk hidrolisat protein maupun peptida nabati, termasuk protein biji C. moschata sebagai bahan pangan fungsional dan nutrasetikal