Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Review Kandungan Bioaktif Dan Aktivitas Farmakologi Kopi Serta Buah Lokal (Melinjo, Kemunting, Ketapang, Kepayang, Buni, Nam-Nam, Pariyo: A Review of Bioactive Compounds and Pharmacological Activities of Coffee and Local Fruits (Melinjo, Kemunting, Ketapang, Kepayang, Buni, Nam-Nam, and Pariyo) Maura Maharani; Nailla Indayani Sumardi; Nyimas Fatiyah Aini; Tata Anggraini
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.9870

Abstract

Kopi dan berbagai buah lokal Indonesia seperti melinjo, kemunting, ketapang, kepayang, buni, nam-nam, dan pariyo merupakan sumber metabolit sekunder yang kaya dan memiliki potensi besar dalam mendukung kesehatan manusia. Kopi dari spesies Arabika, Robusta, dan Liberika mengandung kafein, asam klorogenat, polifenol, dan flavonoid yang diketahui memberikan aktivitas antioksidan, antidiabetes, neuroprotektif, serta modulasi metabolisme lipid dan glukosa. Buah lokal Nusantara juga menunjukkan keragaman senyawa bioaktif, termasuk flavonoid, tanin, antosianin, saponin, serta berbagai polifenol yang berperan dalam efek antiinflamasi, antimikroba, antikanker, hepatoprotektif, dan antihiperlipidemik. Sintesis berbagai temuan menunjukkan bahwa sebagian besar tanaman memiliki mekanisme farmakologi yang didominasi oleh aktivitas penangkapan radikal bebas, modulasi respon imun, serta proteksi seluler. Informasi ini menegaskan pentingnya eksplorasi lanjutan terhadap potensi bioaktif tanaman, terutama dalam pengembangan produk nutraseutikal, fitofarmaka, dan pangan fungsional berbasis kekayaan hayati lokal. Pemanfaatan sumber daya ini tidak hanya memberikan peluang bagi inovasi di bidang kesehatan, tetapi juga mendorong pelestarian biodiversitas dan kemandirian bahan baku alami di Indonesia. Temuan ini memberikan gambaran menyeluruh mengenai nilai strategis kopi dan buah lokal sebagai sumber senyawa bioaktif bernilai tinggi yang berpotensi dikembangkan untuk mendukung kualitas hidup masyarakat.