Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Makna Place Attachment di Tengah Buruknya Infrastruktur Jalan pada Masyarakat Desa Tanggul Rejo dan Semangat Baru, Kecamatan Tabunganen: The Significance of Place Attachment Amid Poor Road Infrastructure Among the Communities of Tanggul Rejo and Semangat Baru Villages, Tabunganen Subdistrict Muthahharah; Fitria Yuliani
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 7: Juli 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i7.11632

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna place attachment pada masyarakat Desa Tanggul Rejo dan Desa Semangat Baru, Kecamatan Tabunganen, di tengah kondisi infrastruktur jalan yang belum memadai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologi melalui wawancara mendalam terhadap informan yang telah lama menetap di wilayah penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat memiliki keterikatan yang kuat terhadap desa yang terbentuk melalui dimensi place identity, place dependence, serta hubungan sosial dan budaya. Meskipun kondisi infrastruktur jalan dan jembatan tergolong buruk, masyarakat tetap memilih bertahan karena adanya ikatan emosional, pengalaman hidup, nilai gotong royong, serta identitas budaya yang kuat. Temuan ini menegaskan bahwa keterikatan terhadap tempat tidak hanya dipengaruhi oleh aspek fisik, tetapi juga oleh dimensi sosial, emosional, dan fungsional yang berkembang dalam kehidupan masyarakat pedesaan. ABSTRACT This study aims to analyze the meaning of place attachment among the residents of Tanggul Rejo and Semangat Baru Villages, Tabunganen District, in the context of inadequate road infrastructure. This research employs a qualitative approach with a phenomenological design through in-depth interviews with informants who have lived in the area for a long period. The findings reveal that the community demonstrates strong place attachment formed through dimensions of place identity, place dependence, as well as social and cultural relationships. Despite poor road and bridge conditions, residents continue to stay due to strong emotional bonds, life experiences, mutual cooperation values, and cultural identity. These findings emphasize that attachment to place is not solely determined by physical infrastructure, but also by social, emotional, and functional dimensions embedded in rural community life.