Joewono Prastijo
Jurusan Teknik Sipil, Faktultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Internasional Batam, Batam, Kepulauan Riau

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KINERJA LALU LINTAS DAN ANALISIS KEMACETAN DI JALAN GAJAH MADA, BATAM Arras Dhien Islami; Yusra Aulia Sari; Joewono Prastijo
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol. 22 No. 2 (2026)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.22.2.204-215.2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja lalu lintas dan kondisi kemacetan di sepanjang Jalan Gajah Mada, Batam, dengan menggunakan Manual Kapasitas Jalan Raya Indonesia (PKJI 2023) sebagai acuan utama. Jalan Gajah Mada adalah koridor perkotaan utama di Batam yang ditandai dengan geometri jalan yang sempit dan beberapa persimpangan yang meningkatkan kemacetan lalu lintas, terutama pada jam-jam sibuk. Data primer dikumpulkan melalui survei lapangan dengan mencatat volume lalu lintas, klasifikasi kendaraan, dan geometri jalan. Kendaraan dikategorikan menjadi sepeda motor (MC), kendaraan ringan (LV), kendaraan berat (HV), dan kendaraan nonbermotor (NMV), dengan volume trafik dikonversi menjadi Unit Mobil Penumpang (PCU) berdasarkan faktor kesetaraan dalam PKJI 2023. Analisis mengungkapkan bahwa jalan tersebut memiliki total kapasitas sebesar 2.971,60 PCU/jam, dengan volume lalu lintas pada jam sibuk sebesar 2.068 PCU/jam. Tingkat saturasi (DS) sebesar 0,70 menunjukkan Level of Service (LOS) C, yang menunjukkan arus lalu lintas stabil, meskipun kecepatan semakin dipengaruhi oleh volume lalu lintas. Kemacetan ditemukan terutama disebabkan oleh keterbatasan jalan dan arus masuk dari persimpangan samping daripada parkir ilegal. Strategi yang direkomendasikan termasuk mengoptimalkan waktu sinyal, merancang ulang persimpangan, dan menawarkan rute alternatif. Peningkatan fasilitas transportasi umum juga disarankan untuk mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi.