Rosamey Elleke Langitan
Prodi DIV Keperawatan Palu Poltekkes Kemenkes Palu

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Pola Asuh dan Interaksi Sosial Terhadap Perkembangan Fisik dan Kognitif Anak Stunting Nirva Rantesigi; Agusrianto Agusrianto; Rosamey Elleke Langitan
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 20 No 2 (2025): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jpp.v20i2.3377

Abstract

Latar Belakang: Perkembangan kognitif pada anak stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat yang memerlukan perhatian khusus. Faktor pengasuhan diduga kuat memengaruhi perkembangan tersebut, bahkan dalam kondisi stunting. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pola asuh dan interaksi sosial terhadap perkembangan kognitif anak balita stunting di Desa Buyumpondoli. Metode: Penelitian cross-sectional ini dilaksanakan diPosyandu Desa Buyumpondoli, Wilayah Kerja Puskesmas Tentena, pada 21-22 Juli 2025. Sebanyak 35 ibu yang memiliki balita stunting dipilih sebagai responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner. Data dianalisis secara statistik menggunakan uji Chi-Square untuk menentukan hubungan antar variabel. Hasil: Sebagian besar responden berusia 20-30 tahun (51,4%), berpendidikan SMA (62,9%), dan bekerja di sektor swasta (57,1%). Pola asuh demokratis dominan diterapkan (74,3%). Namun, sebagian besar anak (74,3%) memiliki kemampuan kognitif yang tidak baik, meskipun interaksi sosialnya baik (68,6%). Analisis statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh dan perkembangan kognitif (p-value=0,005), dimana pola asuh yang baik meningkatkan peluang memiliki kognitif yang baik sebesar 2,6 hingga 3 kali. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara interaksi sosial dan perkembangan kognitif (p-value=0,685). Kesimpulan: Pola asuh merupakan faktor kritis yang berhubungan signifikan dengan perkembangan kognitif anak stunting. Diperlukan intervensi berbasis parenting education untuk memperkuat kualitas pola asuh demokratis, yang dikombinasikan dengan intervensi gizi dan kesehatan yang komprehensif untuk menangani stunting. Kata Kunci: Stunting, Perkembangan Kognitif, Pola Asuh, Interaksi Sosial, Balita.