This Author published in this journals
All Journal Geosains Kutai Basin
Syarifudin Nur
University of Bengkulu

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Variabilitas Mixed Layer Depth dan Karakteristik Massa Air di Perairan Barat Sumatera Berdasarkan Data CTD dan Argo Float Tahun 2010-2024 Syarifudin Nur; Mukti Dono Wilopo; Lita Astini; Anggini Fuji Astuti
GEOSAINS KUTAI BASIN Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : Geophysics Study Program, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/5qe1ha04

Abstract

Perairan barat Sumatera yang berbatasan langsung dengan Samudra Hindia timur merupakan kawasan dengan dinamika oseanografi yang dipengaruhi secara kuat oleh faktor atmosfer-laut, termasuk sistem monsun, variabilitas angin permukaan, serta fenomena iklim global seperti El NiƱo-Southern Oscillation (ENSO) dan Indian Ocean Dipole (IOD). Mixed layer depth (MLD) menjadi parameter penting untuk memahami interaksi tersebut karena berperan dalam proses pertukaran energi, momentum, serta pengendalian stratifikasi kolom perairan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis variabilitas MLD dan karakteristik massa air di perairan barat Sumatera dengan memanfaatkan data Conductivity-Temperature-Depth (CTD) dan Argo Float. Analisis dilakukan dengan mengolah data suhu, salinitas, dan tekanan untuk memperoleh profil vertikal, distribusi spasial, serta kedalaman MLD. Selanjutnya, stratifikasi laut divisualisasikan dalam bentuk section view, sedangkan karakteristik massa air dievaluasi melalui diagram suhu-salinitas (T-S). Hasil penelitian menunjukkan bahwa MLD di wilayah ini memiliki variabilitas musiman yang erat kaitannya dengan perubahan pola angin monsun. Pada periode monsun barat, peningkatan aktivitas konvektif atmosfer dan penguatan angin permukaan menghasilkan pendangkalan MLD, sedangkan pada monsun timur terjadi pendalaman akibat pengadukan vertikal yang lebih kuat. Variabilitas interannual juga teridentifikasi, di mana anomali ENSO dan IOD berkontribusi pada fluktuasi dan distribusi massa air. Profil T-S mengindikasikan keberadaan massa air tropis Samudra Hindia serta kemungkinan intrusi massa air dari lintang selatan. Studi ini menegaskan pentingnya pemahaman dinamika oseanografi fisis, khususnya variabilitas MLD, dalam kaitannya dengan proses atmosfer-laut di Samudra Hindia timur. Hasilnya diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kajian meteorologi laut dan memperkuat basis ilmiah dalam pemodelan oseanografi regional.