Khoirun Nisa Alfitri
Program Studi Gizi Program Sarjana Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Pemberian MPASI dengan Status Gizi Balita Usia 12-24 bulan di Puskesmas Gamping 2 Azzahra Nursalekhah; Khoirun Nisa Alfitri; Ririn Wahyu Hidayati
Media Gizi Ilmiah Indonesia Vol 4 No 1 (2026): FEBRUARI 2026
Publisher : Kabar Gizi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62358/mgii.v4i1.104

Abstract

Beberapa faktor dapat memengaruhi status gizi balita; salah satunya adalah penggunaan MPASI yang tidak sesuai dapat memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan balita, Di antara puskesmas di Kabupaten Sleman, Puskesmas Gamping 2 memiliki jumlah balita yang kurang dari berat badan dengan 12,8%. Studi ini bertujuan untuk menentukan hubungan antara status gizi balita berusia 12–24 bulan di wilayah kerja Puskesmas Gamping 2. Variabel bebas pada penelitian ini adalah pemberian MPASI dan variabel terikat pada penelitian ini adalah status gizi. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Metode sampling pada penelitian ini menggunakan consecutive sampling dengan kriteria inklusi yakni ibu yang mengasuh balita berusia 12 hingga 24 bulan harus memberikan MPASI kepada balitanya, bersedia menjadi responden, dan memiliki kemampuan membaca dan menulis. Selain itu, balita yang memiliki penyakit jangka panjang seperti asma, diabetes melitus tipe 1, kelainan jantung, cerebral palsy, atau infeksi yang terjadi lebih dari dua minggu (ISPA, diare, flu, DBD, dan cacar air) tidak termasuk dalam sampel yang dikumpulkan, yang berjumlah 45 responden. Pada penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara pemberian MPASI dan status gizi balita yang berusia antara 12 dan 24 bulan di wilayah kerja Puskesmas Gamping 2, saran dalam penelitian ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu dalam menyusun menu MPASI yang tepat untuk balita.
Hubungan Konsumsi Sayur dan Buah dengan Status Gizi pada Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan di Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta Rosy Arima Deviani; Ibtidau Niamilah; Khoirun Nisa Alfitri
Media Gizi Ilmiah Indonesia Vol 3 No 2 (2025): AUGUST 2025
Publisher : Kabar Gizi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62358/mgii.v3i2.81

Abstract

Padatnya aktivitas dan jadwal kuliah membuat mahasiswa bersifat acuh tak acuh terhadap makanan. Pada kondisi ini, perlu diterapkan perilaku makan yang sesuai seperti mengkonsumsi sayur dan buah untuk menjaga kesehatan. Kandungan serat dalam sayur dan buah dapat menetralkan kolesterol jahat dan lemak sehingga dapat mengatasi kejadian overweight. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan konsumsi sayur dan buah dengan status gizi pada mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta. Penelitian ini zmerupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 91 mahasiswa, yang dipilih melalui teknik proportional random sampling menggunakan Microsoft excel. Penelitian ini menggunakan instrument kuesioner SQ-FFQ. Data terkait status gizi diperoleh dari pengukuran berat badan serta data tinggi badan diperoleh melalui metode recall. Analisis hubungan antar variabel dilakukan dengan menggunakan uji korelasi Spearman’s Rank. Hasil analisis konsumsi sayur dan buah dengan status gizi menunjukkan p-value kurang dari (< 0,05). Penelitian ini menyatakan bahwa ada hubungan yang signifikan antara konsumsi sayur dan buah dengan status gizi pada mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan di Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta.