Persalinan merupakan proses fisiologis yang kompleks dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik fisik maupun psikologis. Faktor psikologis seperti kecemasan, ketakutan, dan stres terbukti berperan penting dalam memperlambat kemajuan persalinan kala I serta memengaruhi intensitas kontraksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak faktor psikologis terhadap lama dan intensitas persalinan kala I pada ibu bersalin. Desain penelitian yang digunakan adalah studi observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian terdiri dari ibu bersalin kala I yang memenuhi kriteria inklusi, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian meliputi kuesioner tingkat kecemasan (HARS/State Anxiety Scale) serta lembar observasi proses persalinan. Data dianalisis menggunakan uji korelasi dan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden mengalami kecemasan sedang (52%), dengan rata-rata lama persalinan kala I lebih panjang dibandingkan responden dengan kecemasan ringan (p < 0,05). Selain itu, terdapat hubungan signifikan antara tingkat kecemasan dengan intensitas kontraksi (r = 0,46; p < 0,05), di mana semakin tinggi kecemasan, semakin tidak teratur dan lebih nyeri kontraksi yang dirasakan. Analisis multivariat juga mengindikasikan bahwa faktor psikologis memberikan kontribusi sebesar 38% terhadap variasi lama persalinan kala I. Kesimpulan dari penelitian ini adalah faktor psikologis berpengaruh signifikan terhadap lama dan intensitas persalinan kala I. Oleh karena itu, intervensi kebidanan yang bersifat psikologis, seperti dukungan emosional, teknik relaksasi, dan pendampingan persalinan, perlu ditingkatkan untuk membantu ibu bersalin menghadapi proses persalinan secara optimal.