Muhammad Ikhtiar
Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Determinan Perilaku Seksual Berisiko pada Remaja di Era VUCA: Studi Potong Lintang di Kota Makassar Muhammad Ikhtiar; Nur Ulmy Mahmud
Jurnal Promotif Preventif Vol 9 No 1 (2026): Februari 2026: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v9i1.2419

Abstract

Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity) menghadirkan tantangan baru bagi kesehatan remaja, termasuk meningkatnya risiko perilaku seksual. Penelitian ini bertujuan menganalisis determinan perilaku seksual berisiko pada remaja di Kota Makassar. Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan desain cross sectional yang melibatkan 303 remaja usia 15–24 tahun. Pengumpulan data dilakukan secara daring menggunakan kuesioner terstruktur. Analisis data meliputi analisis deskriptif, bivariat (uji chi-square), dan multivariat menggunakan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 29,0% remaja memiliki perilaku seksual berisiko. Analisis multivariat mengidentifikasi bahwa peran teman sebaya (OR = 9,47; 95% CI: 1,02–88,01) dan paparan media pornografi (OR = 2,11; 95% CI: 1,00–4,41) merupakan faktor risiko dominan terhadap perilaku seksual berisiko. Sebaliknya, ketaatan beragama terbukti sebagai faktor protektif yang signifikan (OR = 0,45; 95% CI: 0,27–0,75). Variabel lingkungan sosial menunjukkan hubungan bermakna, namun interpretasi besaran risiko perlu kehati-hatian akibat distribusi data yang tidak seimbang. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa perilaku seksual berisiko pada remaja dipengaruhi oleh interaksi faktor sosial, nilai internal, dan paparan media digital. Penguatan religiusitas, peran teman sebaya yang positif, serta peningkatan literasi digital menjadi strategi penting dalam menghadapi tantangan era VUCA.