Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERANCANGAN HUNIAN LANSIA DEMENSIA DENGAN PENDEKATAN ISYARAT ORIENTASI LINGKUNGAN DI KOTA SEMARANG Audy Rafa Bramandita
Jurnal Poster Pirata Syandana Vol 7, No 02 (2026): PERIODE 162 E (JULI 2026)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perancangan Hunian Lansia Demensia dengan Pendekatan Isyarat Orientasi Lingkungan di Kota Semarang merupakan proyek Tugas Akhir arsitektur yang dilatarbelakangi oleh meningkatnya jumlah lansia yang diikuti dengan bertambahnya kasus demensia, yang berdampak pada penurunan kemampuan kognitif, khususnya dalam orientasi dan navigasi ruang. Di Kota Semarang, fasilitas hunian yang secara khusus dirancang untuk lansia dengan demensia masih terbatas dan umumnya belum mempertimbangkan aspek orientasi lingkungan sebagai bagian dari strategi desain. Kondisi ini menyebabkan lingkungan hunian seringkali kurang mendukung kemandirian dan kenyamanan penghuni. Pendekatan isyarat orientasi lingkungan yang menekankan pada peran elemen fisik sebagai penunjuk arah dan pembentuk persepsi ruang menjadi dasar dalam perancangan hunian ini. Arsitektur diposisikan sebagai media yang mampu membantu penghuni dalam mengenali, mengingat, dan memahami lingkungan melalui pengolahan elemen seperti tata massa, zoning, sirkulasi, penggunaan warna, pencahayaan, serta elemen penanda (landmark) yang terintegrasi dalam desain. Dengan pendekatan ini, hunian tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai lingkungan yang mendukung fungsi kognitif penggunanya. Fasilitas yang dirancang meliputi zona hunian, zona pelayanan kesehatan pendukung, zona aktivitas sosial, serta ruang terbuka sebagai area stimulasi dan interaksi. Perancangan ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan hunian yang aman, nyaman, dan mudah dipahami oleh lansia dengan demensia, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup, rasa aman, serta kemandirian penghuni dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Kata Kunci : Lansia Demensia, Hunian, Isyarat Orientasi Lingkungan, Kota Semarang