This Author published in this journals
All Journal MURAKES
Mochamad Rafi Alamsyah
Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Risiko Gangguan Muskuloskeletal pada Pekerja "Dark Kitchen" (Virtual Restaurant) Menggunakan Metode REBA Mochamad Rafi Alamsyah; Nabila Putri Kusumaningrum
MUARA KESEHATAN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): MUARA KESEHATAN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan & Medis
Publisher : CV. Muara Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64365/murakes.v2i2.286

Abstract

Gangguan muskuloskeletal (MSDs) merupakan salah satu penyakit akibat kerja yang umum terjadi pada pekerja di industri kuliner, terutama disebabkan oleh postur kerja yang tidak ergonomis dan aktivitas kerja repetitif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat risiko gangguan muskuloskeletal pada pekerja dark kitchen (virtual restaurant) menggunakan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA) serta mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi terhadap keluhan MSDs.Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh pekerja yang aktif di dark kitchen X. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi postur kerja menggunakan metode REBA serta wawancara menggunakan kuesioner Nordic Body Map (NBM) untuk mengidentifikasi lokasi keluhan muskuloskeletal. Analisis data dilakukan secara univariat untuk mendeskripsikan tingkat risiko dan keluhan pekerja.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerja di dark kitchen memiliki variasi tingkat risiko berdasarkan metode REBA pada setiap bagian kerja. Bagian persiapan bahan dan bagian memasak menunjukkan skor REBA pada kategori risiko tinggi hingga sangat tinggi, yang mengindikasikan perlunya tindakan perbaikan segera. Keluhan muskuloskeletal paling banyak dirasakan pada bagian punggung bawah, bahu, leher, dan pergelangan tangan. Faktor-faktor yang berkontribusi terhadap tingginya risiko meliputi postur kerja statis, gerakan repetitif, desain stasiun kerja yang tidak ergonomis, serta durasi kerja yang panjang.Penelitian ini menyimpulkan bahwa pekerja dark kitchen berisiko mengalami gangguan muskuloskeletal akibat postur kerja yang tidak ergonomis. Rekomendasi perbaikan meliputi redesain stasiun kerja, pengaturan waktu istirahat, dan pelatihan ergonomi bagi pekerja untuk meminimalkan risiko cedera.