Haura Shafiyyah Bin Yasir
Universitas Syiah Kuala

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan antara Dukungan Sosial dengan Hardiness pada Santri Penghafal Al-Qur'an di Aceh Besar Haura Shafiyyah Bin Yasir; Mirza Mirza; Zahrani Zahrani; Putri Puspita Sari
Syiah Kuala Psychology Journal Vol. 4 No. 1 (2026): Edisi April 2026
Publisher : Prodi Psikologi, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/skpj.v4i1.3045

Abstract

Menghafal Al-Qur’an merupakan aktivitas yang menuntut ketekunan, kesabaran, motivasi, serta daya tahan yang tinggi, terutama bagi santri yang menjalani peran ganda, satu sisi sebagai pelajar di sekolah formal dan di sisi lain menjadi santri di pesantren. Mereka tidak hanya diwajibkan mengikuti kegiatan akademik dan non-akademik, tetapi juga dituntut untuk menambah dan mengulang hafalan Al-Qur’an setiap hari guna mencapai target yang telah ditetapkan. Kondisi ini menuntut adanya ketangguhan (hardiness) dalam diri santri untuk menghadapi berbagai tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial, yang mencakup dukungan dari orang tua, guru, teman sekelas, teman dekat, dan orang-orang di lingkungan sekolah dengan hardiness pada santri penghafal Al-Qur’an di Aceh Besar. Responden penelitian terdiri atas 230 santri yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling dan proportionate stratified random sampling. Instrumen penelitian berupa skala Children and Adolescent Social Support (CASSS) dan Dispositional Resilience Scale (DRS-15). Uji hipotesis dalam penelitian ini menggunakan Pearson Product Moment Correlation, hasilnya menunjukkan nilai koefisien korelasi r=0.329 (p<0.05) untuk dimensi orang tua, dimensi guru r=0.121 (p>0.05), dimensi teman kelas r=0.277 (p<0.05), teman dekat r=0.213 (p<0.05) dan orang-orang di sekolah saya r=0.333 (p<0.05). Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif signifikan antara dukungan sosial dari keempat dimensi—yaitu dukungan dari orang tua, teman sekelas, teman dekat, dan orang-orang di lingkungan sekolah dengan hardiness santri. Sebaliknya, dukungan social guru tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan hardiness santri. Semakin tinggi dukungan sosial yang diterima, semakin tinggi pula tingkat hardiness santri.