Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh kompetensi auditor, due professional care, dan penggunaan teknologi informasi terhadap kualitas audit pada Kantor Akuntan Publik (KAP) di Kota Bekasi. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif kausal. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada auditor pada sembilan Kantor Akuntan Publik di Kota Bekasi menggunakan teknik purposive sampling, sehingga diperoleh 104 responden yang memenuhi kriteria penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model memiliki nilai R-Square sebesar 0,673, yang berarti kompetensi auditor, due professional care, dan penggunaan teknologi informasi mampu menjelaskan 67,3% variasi kualitas audit. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa kompetensi auditor berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas audit (β = 0,523; t = 9,515; p = 0,000), due professional care berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas audit (β = 0,360; t = 6,733; p = 0,000), serta penggunaan teknologi informasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas audit (β = 0,318; t = 5,174; p = 0,000). Kompetensi auditor menjadi variabel yang memberikan pengaruh paling dominan terhadap kualitas audit. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi masukan bagi Kantor Akuntan Publik dalam meningkatkan kualitas audit melalui penguatan kompetensi auditor, penerapan due professional care, serta optimalisasi penggunaan teknologi informasi.