Dimitri Rulianto
PPPTMGB "LEMIGAS"

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMANFAATAN BAHAN BAKAR DME DENGAN DUAL FUEL SYSTEM PADA MESIN DIESEL KENDARAAN (The Utilization of DME Fuel With Dual Fuel System in Diesel Engine Vehicles) Dimitri Rulianto; Maymuchar Maymuchar; Cahyo Setyo Wibowo
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 50 No 3 (2016)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.50.3.5

Abstract

Dimethylether (DME) merupakan sumber energy alternative yang memiliki karakteristik fisikakimia setara dengan LPG, dengan rumus kimia yang sederhana (CH3-O-CH3). DME dapat dihasilkan dari beragam jenis bahan baku, seperti gas alam, batubara, heavy oil, dan biomassa. Aplikasi DME dapat digunakan di beberapa sektor, antara lain: sektor transportasi, domestik/rumahtangga, power generation, namun apabila digunakan sebagai bahan bakar yang akan mensubstitusikan bahan bakar solar, maka diperlukan modifikasi pada sistim saluran bahan bakarnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan kinerja optimal dalam rangka pemanfaatan DME sebagai bahan bakar substitusi minyak solar dengan mengaplikasikan dual fuel system pada mesin diesel. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penggunaan bahan bakar DME pada jenis mesin diesel kendaraan dengan dual fuel system dapat digunakan secara langsung jika dilakukan modifikasi pada sistem saluran bahan bakarnya. Perbandingan optimum minyak solar dan bahan bakar DME rata-rata 80%-20% mampu menghasilkan torsi dan daya setara dengan mesin diesel yang menggunakan minyak solar 100%. Pemanfaatan DME sebagai bahan bakar mesin diesel dapat mengurangi emisi opasitas rata-rata sebesar 10%-20%, sehingga meningkatkan kebersihan lingkungan. Dimethylether (DME) is an alternative energy source that has the physicochemical characteristics similar to LPG, with a simple chemical formula (CH3-O-CH3). DME can be produced from a variety of raw materials, such as natural gas, coal, heavy oil, and biomass. DME application can be used in several sectors, such as transport, domestic / household, power generation, but when used as a fuel that will substitute for diesel fuel, would require modifications to the fuel line system.The purpose of this study is to obtain optimum performance on the utilization of DME as a fuel substitution for diesel oil by applying dual fuel system in a diesel engine. This study shows that the use of DME fuel on the type of diesel engine vehicles with dual fuel system directly applicable since the fuel line system has been modified properly. The system which has average optimum comparison between diesel oil and DME up to approximately 80%-20% are capable to generate power and torque which equivalent to a diesel engine using diesel oil 100%. The use of DME as a fuel for diesel engines can reduce emissions of opacity to approx. 10%-20%, as a result the quality of environmental increases.
Pengaruh Pemakaian Minyak Lumas pada Komponen Mesin Diesel Melalui Uji Jalan Rona Malam Karina; Dimitri Rulianto
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 41 No 3 (2007)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.41.3.77

Abstract

Untuk mengetahui penetapan waktu penggantian (drain interval) yang paling efektif dan ekonomis, serta untuk menganalisis problem gangguan serius dan kerusakan pada mesin kendaraan perlu dilakukan uji jalan dengan cara menganalisis karakteristik fisika-kimia minyak lumas baru dan minyak lumas bekas serta rating terhadap komponen mesin. Pada makalah ini disajikan hasil analisis rating terhadap komponen kendaraan mesin diesel yang dipakai pada uji jalan setelah menempuh jarak 20.000 kilometer. Penelitian ini dilakukan dengan cara: merekondisikan mesin dengan mengganti beberapa komponen utama mesin dan melakukan penyetelan sesuai spesifikasi yang direkomendasikan pabrik pembuatnya; melakukan running-in sejauh + 1000 km; dan melakukan uji jalan dengan target pelaksanaan mencapai jarak tempuh 20.000 km, yang dilakukan terhadap 4 percontoh minyak lumas mesin diesel dengan 6 kendaraan uji dan kondisi operasi normal ± 300 km per hari meliputi route dalam dan luar kota. Berdasarkan hasil evaluasi rating beberapa komponen mesin yang terdapat pada 6 (enam) kendaraan uji, bahwa 4 (empat) jenis minyak lumas mesin diesel SAE 15W40, API CH-4 yang digunakan dapat digunakan sampai jarak 20.000 km.