Donatus Setyawan Purwo Handoko
Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Jember

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PEMANFAATAN LIMBAH TEMBAKAU (NICOTIANA TABACUM) PASCA PANEN SEBAGAI BIODIESEL ALTERNATIF (Utilization of Waste Tobaca (Nicotiana Tabacum) Post-Harvest as an Alternative Biodiesel) Donatus Setyawan Purwo Handoko; Nehemia Fernandes Kristianto; Wuryati Handayani
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 51 No 3 (2017)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.51.3.30

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatka biji limbah tembakau pasca panen menjadi biodiesel. Biodiesel akan diproduksi dengan menggunakan reaksi transesterifi kasi dengan variasi suhu. Biji tembakau diesktrak untuk mendapatkan minyak nabatinya sebagai biodiesel. Kandungan asam lemak bebas (FFA) pada minyak nabati harus diminimalisir sekecil mungkin untuk mendapatkan rendemen transesterifi kasi yang tinggi. Katalis yang dipakai dalam mengkonversi minyak nabati menjadi biodiesel adalah katalis basa homogen. Biodiesel dengan rendemen tertinggi dihasilkan dari reaksi transesterifi kasi dengan suhu 70oC. Biodiesel hasil sintesis akan dikarakterisasi gugus fungsi dan sifat fi ksiknya berupa massa jenis dan viskositasnya. The aims of this research is process into biodiesel. Biodiesel is produced using transesterification reactions with variations of tempetature. Tobacco seed oil is extracted to obtain edible oils as biodiesel. The content of free fatty acid (FFA)in edible oils should be minimized to obtain a high yield of transesterification. The catalyst used in converting edible oils into biodiesel is homogeneous alkaline catalyst. Biodiesel with the higest yield from transesterification reactions with a temperature of 70oC. Biodiesel was characterized the functional group and phsycal properties including density and viscosity.
Konversi Plastik Menjadi Senyawa Alkana Rantai C6 - C12 Menggunakan Katalis Ni/Zeolit dan Zn/Zeolit Donatus Setyawan Purwo Handoko; Wahid Hasyim
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 49 No 1 (2015)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.49.1.232

Abstract

Telah dilakukan penelitian konversi plastik menjadi senyawa alkana dengan panjang rantai C6-C12 menggunakan katalis Ni/zeolit dan Zn/zeolit serta reaktor sistem fixed bed. Katalis Ni/zeolit dan Zn/zeolit dipreparasi melalui teknik perendaman dalam air, kalsinasi, oksidasi, impregnasi basah logam Ni dan Zn dan reduksi. Kalsinasi, oksidasi dan reduksi dilakukan pada suhu 500oC dengan laju alir gas (nitrogen, oksigen atau hidrogen) 20 mL/menit. Hasil yang diperoleh dari perengkahan plastik menjadi senyawa alkana dengan panjang rantai C6-C12 adalah 77,02 % untuk jenis katalis Zn/zeolit dan 76,87% untuk jenis katalis Ni/zeolit. Has done research into the conversion of plastic compounds with long- chain alkanes C6 - C12 using the catalyst Ni zeolite and Zn/zeolite and the fixed bed reactor system . Catalyst Ni/zeolite and Zn/zeolite prepared through immersion technique, calcination, oxidation, wet impregnation of Ni and Zn metal and reduction. Calcination, oxidation and reduction is carried out at a temperature of 500°C with a flow rate of gases (nitrogen, oxygen or hydrogen) 20 mL/min. The results obtained from the cracking of plastic into a compound alkanes with chain lengths C6 - C12 is 77.02% for the type of catalyst Zn/zeolite and 76.87% for the type of catalyst Ni/zeolite.
Konversi Katalitik Metil Oleat Secara Sekuensial Menjadi Senyawa Biogasoline Donatus Setyawan Purwo Handoko; Triyono Triyono; Narsito Narsito; Tutik D.W.; Morina Bangun
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 47 No 3 (2013)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.47.3.246

Abstract

Bahan bakar yang berasal dari fossil sebagai sumber energi saat ini cadangannya sudah semakin menipis, sementara permintaan bahan bakar semakin meningkat. Untuk itu perlu dicari suatu sumber energi terbarukan yang dapat menjadi energi alternatif untuk menggantikan atau mensubtitusi bahan bakar fossil, seperti dari minyak nabati. Penelitian mengenai konversi minyak sawit menjadi bahan bakar biogasoline belum banyak dilakukan sehingga peneliti melakukan penelitian terhadap peluang diperolehnya bahan bakar biogasoline dari metil oleat secara sekuensial. Konversi minyak nabati, metil oleat (metil 9-oktadekenoat) menjadi biogasoline secara sekuensial telah dilakukan melalui beberapa tahap yaitu: metil 9-oktadekenoat menjadi 1-oktadekanol, 1-oktadekanol menjadi 1-oktadekena dan 1-oktadekena menjadi senyawa alkana serta alkena rantai pendek dengan panjang C12. Proses konversi menggunakan katalis ZSiA dan Ni/ZSiA yang ditempatkan dalam kolom reaktor sistem fixed bed dan dioperasikan pada temperatur 400, 450 dan 500oC. Katalis ditempatkan dalam kolom reaktor fixed bed pada temperatur 400oC (atau 450 dan 500oC), sambil dialiri gas hidrogen dengan laju alir 0, 20, 30 dan 40 mL/menit. Umpan metil 9-oktadekenoat, 1-oktadekanol atau 1-oktadekena dipanaskan dalam evaporator, temperatur 400-500oC. Produk-produk dari proses hidrogenasi katalitik secara sequential terhadap metil 9-oktadekenoat, 1-oktadekanol dengan katalis ZSiA, berturut-turut menghasilkan produk 1-oktadekanol sebesar 87,21%, 1-oktadekena sebesar 20,21%; dan menghasilkan produk alkana dan alkena C12 sebesar 15,29% menggunakan umpan 1-oktadekena, dengan katalis Ni/ZSiA.