Ade Yogi
PPPTMGB "LEMIGAS"

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ESTIMASI PERMEABILITAS DENGAN BEBERAPA METODE KARAKTERISASI RESERVOIR UNTUK FORMASI TALANGAKAR Ade Yogi
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 52 No 1 (2018)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.52.1.91

Abstract

Permeabilitas merupakan salat satu properti reservoir yang sangat penting. Data permeabilitas dapat diperoleh secara langsung dengan pengamatan core di laboratorium dan secara tidak langsung dengan berdasarkan estimasi yang akan dikaji pada kegiatan ini. Kajian dilakukan dengan membandingkan beberapa metode karakterisasi reservoir yaitu metode fuzzy logic, FZI (Flow Zone Indicator) dan PGS (Pore Geometry Structure) pada satu lapangan dengan terlebih dahulu melakukan estimasi permeabilitas pada uncored zone dan/atau uncored wells pada reservoir studi yang kemudian digunakan dalam pemodelan.
Karakteristik Air Formasi pada Reservoir Minyak di Sumatra Selatan Ade Yogi; Jatmianto Jayeng Sugiantoro
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 43 No 3 (2009)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.43.3.150

Abstract

Karakteristik air formasi terutama salinitas dan resistivitas sangat erat kaitannya dengan semua tahapan kegiatan industri perminyakan, diantaranya dari sisi pemboran perlu diperhatikan karakteristik air formasi dalam kaitannya dengan penggunaan lumpur pemboran dan fluida komplesi guna meminimalisasi kerusakan formasi, begitu pula pada saat pemilihan fluida saat melakukan stimulasi sumur jika terjadi kerusakan formasi. Dari segi evaluasi formasi/interpretasi log, harga salinitas dan resistivitas sangat diperlukan dalam perhitungan saturasi air serta penentuan zona/ lapisan air. Dari sisi produksi dan proyek EOR , penentuan mobilitas air sangat dipengaruhi oleh saturasi air, viskositas air dan faktor volume formasi air. Dalam perhitungan fasilitas produksi di permukaan, juga perlu memperhatikan data komposisi air, besarnya air yang terproduksi (“watercut”) ke permukaan.