E Suhardono
PPPTMGB "LEMIGAS"

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penelitian Proses Dehidrasi Parsial pada Pembuatan Minyak Dasar Rolling Oil Berbahan Baku Minyak Jarak E Suhardono
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 40 No 2 (2006)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.40.2.179

Abstract

Teknologi berdasarkan prosesdehidrasi parsial yang dikembangkandalam penelitian ini, dapatmenaikkan nilai indeks viskositasminyak jarak. Kondisi operasi optimumpada proses ini tercapai padasuhu sekitar 210°C dan lamapemanasan 3 jam. Sedangkankomposisi katalis terbaik adalahcampuran bahan yang mengandung atapulgit 2% dan natrium bisulfat 0,5%. Pada kondisioptimum ini, nilai indeks viskositas minyak jarak dapatdinaikkan dari 85 menjadi sekitar 122-125. Dengannaiknya nilai indeks viskositas menjadi sekitar 125,minyak jarak ini bisa memenuhi kriteria sifat-sifat yangdiperlukan sebagai bahan dasar rolling oil. Dengandemikian minyak jarak yang telah diproses secaradehidrasi parsial, dapat dipakai sebagai minyak dasarrolling oil, terutama dalam penggunaannya secaralangsung (straight rolling oil).
Etil Ester sebagai Biodiesel Masa Datang E Suhardono
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 40 No 3 (2006)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.40.3.185

Abstract

Minyak bumi telah beberapa dasa warsa menjadisumber energi prima di Indonesia. Namun kebutuhanakan bahan bakar minyak yang selalu meningkat ini,tidak diimbangi dengan naiknya produksi minyakdomestik, bahkan pada beberapa tahun terakhircenderung turun dengan drastis[1]. Pada tahun 2002produksi minyak mentah maupun kondensat Indonesiamasih berkisar 1,32 juta barel sampai 1,22 jutabarel per hari [2]. Pada tahun 2004 menurun menjadisekitar 1,13 juta barel per hari dan sampai September2005, Indonesia hanya memproduksi sekitar 1,04juta barel hingga 1,07 juta barel perhari.Kecenderungan penurunan produksi ini terjadi antaralain karena sumur-sumur minyak di Indonesia 85%sudah cukup tua[3]. Selain itu juga cadangan minyakbumi di Indonesia sudah semakin terbatas. Olehkarena itu ketergantungan akan bahan bakar fosil padajangka panjang tidak dapat dipertahankan lagi,sehingga perlu ditingkatkan pemanfaatan energi barudan terbarukan. Dalam Kebijakan Energi Nasional2003-2020, pemerintah menargetkan penggunaanenergi baru dan energi terbarukan sampai sebesar5% dari total pemakaian energi. Biofuel sendirimendapat porsi lebih dari 1,3% . Bahkan diperkirakanpada tahun 2009 mendatang, 2% dari konsumsi bahanbakar nasional akan dipenuhi oleh biofuel