Adiwar Adiwar
Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Minyak dan Gas Bumi “LEMIGAS”

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Studi Pengkajian Spesifikasi Besin Premium Tanpa Timbel untuk Pasokan Jakarta Mulai 1 Juli 2002 Rasdinal Ibrahim; Adiwar Adiwar; Mardono Mardono
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 36 No 1 (2002)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.36.1.1234

Abstract

Dalam mendukung program langit biru danpenghapusan bensin bertimbel di Indonesia,Pemerintah telah menetapkan penghapusan bensinbertimbel di Jakarta dan sekitarnya mulai 1 Juli 2001.dan merencanakan untuk menerapkan secara nasionalpada tahun 2003. Sehubungan dengan itu suatu studipengkajian spesifikasi bensin Indonesia telahdilakukan, sebagai dasar penetapan spesifikasi bensintanpa-timbel (Premium-TT) yang cocok untukIndonesia.Studi ini dimaksudkan sebagai masukan kepadaPemerintah dalam perbaikan mutu dan spesifikasibensin di Indonesia, untuk menghasilkan bensin ramahlingkungan pada tahun 2003. dengan jaminankemampuan penyediaannya oleh kilang PERTAMINAdan memperhatikan faktor ekonomi.Spesifikasi bensin Premium-TT yang diberlakukandi Jakarta mulai 1 Juli 2001 mencakup penghapusantimbel, penurunan kadar sulfur dan penyesuaianangka oktana
Standardisasi dan Sertifikasi Produk di Bidang Migas dalam Era Globalisasi dan Peranan Lembaga Litbang Migas Rasdinal Ibrahim; Adiwar Adiwar
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 36 No 3 (2002)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.36.3.1243

Abstract

Memasuki era globalisasi dan perdagangan bebas, tantangan yang dihadapi industri migas nasional makin besar dengan meningkatnya kebutuhan energi dan BBM dalam negeri, terbatasnya kemampuan kilang, tuntutan mutu produk yang ramah lingkungan, dan makin banyaknya produk yang harus diimpor baik berupa bahan baku maupun produk hasil olahannya.Di bidang hilir disahkannya Undang-undang No. 22 tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, akan berdampak berkurangnya peran PERTAMINA dalam penyediaan BBM dan pelumas dalam negeri, dan meningkatnya peran swasta nasional maupun asing dalam pemasaran produk migas di Indonesia. Di samping itu aspek mutu, standardisasi dan sertifikasi produk memegang peranan penting dalam upaya memenangkan persaingan global tersebut.Peranan pemerintah dalam menerapkan standardisasi dan sertifikasi mutu produk migas nasional, harus ditunjang secara teknis oleh laboratorium litbang migas yang terakreditasi, sehingga mampu memberikan jaminan mutu dan meningkatkan kepercayaan masyarakat konsumen terhadap mutu produk migas nasional.