Ni Made Gari
Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Keanekaragaman Jenis Lichen Tipe Corticolous Di Kawasan Kampus Bukit Jimbaran Universitas Udayana Badung Bali Mega Putri Firdaus; Ni Made Gari; Martin Joni
Metamorfosa: Journal of Biological Sciences Vol. 13 No. 1 (2026)
Publisher : Program Magister Ilmu Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/metamorfosa.2026.v13.i01.p5

Abstract

Lichen atau lumut kerak merupakan organisme simbiotik hasil asosiasi antara fungi dan alga yang hidup epifit pada berbagai substrat. Lichen berperan sebagai tumbuhan pionir dan akumulator, serta memiliki kemampuan adaptasi tinggi terhadap berbagai kondisi lingkungan. Lichen termasuk ke dalam tumbuhan kosmopolit, yaitu tumbuhan yang dapat tumbuh dimana saja. Jenis lichen yang hidup pada permukaan kulit pohon disebut corticolous. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis serta karakteristik lichen corticolous yang ditemukan di kawasan Kampus Bukit Jimbaran Universitas Udayana Badung Bali, serta menganalisis tingkat keanekaragaman spesiesnya. Pengambilan data dilakukan pada bulan Desember 2024 menggunakan metode purpossive eksplorasi berdasarkan keberadaan pohon inang potensial di beberapa titik pengamatan. Identifikasi spesies dilakukan melalui observasi karakter morfologi talus, sedangkan analisis keanekaragaman secara kuantitatif menggunakan indeks Shannon-Wiener. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 18 spesies lichen yang tergolong dalam sepuluh famili berhasil teridentifikasi, dengan distribusi yang bervariasi antar lokasi penelitian. Jenis lichen yang banyak ditemukan pada seluruh stasiun adalah spesies Dirinaria applanata (Fée) D.D. Awasthi. Selain itu, variasi bentuk talus yang ditemukan yaitu crustose, foliose, dan fructicose. Nilai indeks keanekaragaman tergolong dalam kategori sedang sebesar H' = 2,1289, yang mengindikasikan struktur komunitas yang relatif seimbang dan kualitas ekosistem yang tergolong baik. Kata kunci: Lumut kerak, tipe talus, purpossive eksplorasi, Shannon-Wiener.
Keanekaragaman Jenis Lichen Tipe Corticolous Di Kawasan Kampus Bukit Jimbaran Universitas Udayana Badung Bali Mega Putri Firdaus; Ni Made Gari; Martin Joni
Metamorfosa: Journal of Biological Sciences Vol. 13 No. 1 (2026)
Publisher : Program Magister Ilmu Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/metamorfosa.2026.v13.i01.p5

Abstract

Lichen atau lumut kerak merupakan organisme simbiotik hasil asosiasi antara fungi dan alga yang hidup epifit pada berbagai substrat. Lichen berperan sebagai tumbuhan pionir dan akumulator, serta memiliki kemampuan adaptasi tinggi terhadap berbagai kondisi lingkungan. Lichen termasuk ke dalam tumbuhan kosmopolit, yaitu tumbuhan yang dapat tumbuh dimana saja. Jenis lichen yang hidup pada permukaan kulit pohon disebut corticolous. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis serta karakteristik lichen corticolous yang ditemukan di kawasan Kampus Bukit Jimbaran Universitas Udayana Badung Bali, serta menganalisis tingkat keanekaragaman spesiesnya. Pengambilan data dilakukan pada bulan Desember 2024 menggunakan metode purpossive eksplorasi berdasarkan keberadaan pohon inang potensial di beberapa titik pengamatan. Identifikasi spesies dilakukan melalui observasi karakter morfologi talus, sedangkan analisis keanekaragaman secara kuantitatif menggunakan indeks Shannon-Wiener. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 18 spesies lichen yang tergolong dalam sepuluh famili berhasil teridentifikasi, dengan distribusi yang bervariasi antar lokasi penelitian. Jenis lichen yang banyak ditemukan pada seluruh stasiun adalah spesies Dirinaria applanata (Fée) D.D. Awasthi. Selain itu, variasi bentuk talus yang ditemukan yaitu crustose, foliose, dan fructicose. Nilai indeks keanekaragaman tergolong dalam kategori sedang sebesar H' = 2,1289, yang mengindikasikan struktur komunitas yang relatif seimbang dan kualitas ekosistem yang tergolong baik. Kata kunci: Lumut kerak, tipe talus, purpossive eksplorasi, Shannon-Wiener.