Transformasi digital telah membawa perubahan yang signifikan terhadap berbagai aspek pendidikan, termasuk perubahan karakteristik peserta didik, model pembelajaran, serta kompetensi yang harus dimiliki oleh guru. Kondisi tersebut menuntut guru untuk tidak hanya menguasai materi pembelajaran, tetapi juga memiliki kemampuan dalam memanfaatkan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) secara efektif dan bertanggung jawab. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di SMA Nugraha, Bandung ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam menghadapi transformasi pendidikan di era digital melalui pelatihan literasi digital, literasi AI, serta pemanfaatan berbagai platform pendukung pembelajaran. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pelatihan partisipatif yang terdiri atas tahap persiapan, pelaksanaan, praktik langsung, diskusi, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Materi pelatihan meliputi perkembangan transformasi digital, tantangan pendidikan, perubahan peran guru, kompetensi guru di era AI, etika penggunaan AI, serta praktik penggunaan ChatGPT, Canva, dan Kahoot dalam pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai perubahan paradigma pendidikan digital dan mampu mengimplementasikan berbagai aplikasi berbasis AI untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih kreatif, interaktif, dan efisien. Selain meningkatkan literasi teknologi, kegiatan ini juga mendorong guru untuk memanfaatkan AI secara etis, kritis, dan bertanggung jawab sehingga mampu meningkatkan kualitas pembelajaran sesuai dengan tuntutan pendidikan abad ke-21.