Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH SUHU EKSTRAKSI DAN LAMA PENGGUMPALANTERHADAP KADAR DERAJAT ESTERIFIKASI (DE) EKSTRAK PEKTIN KULIT KAKAO (THEOBROMA CACAO L.) Ayun, Qurrata; Nabila, Ananda; Susanti, Reny Eka Evi
JURNAL REDOKS : JURNAL PENDIDIKAN KIMIA DAN ILMU KIMIA Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Redoks : Jurnal Pendidikan Kimia dan Ilmu Kimia
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia STKIP Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/re.v9i1.4261

Abstract

Kulit buah kakao (Theobroma cacao l.) merupakan limbah pertanian yang berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber pektin. Pektin sendiri memiliki nilai ekonomi tinggi dan yang menjadi salah satu parameter mutu dari pektin adalah nilai dari derajat esterifikasinya (DE). DE sendiri dipengaruhi oleh berbagai macam kondisi ketika proses ekstraksi pektin berlangsung. Kulit buah kakao sendiri mempunyai kandungan pektin sebesar 16,27%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu ekstraksi dan lama penggumpalan pektin terhadap kadar DE pada proses ekstraksi kulit buah kakao. Beberapa tahapan yang dilakukan antara lain adalah preparasi sampel, proses ekstraksi kulit kakao, optimasi suhu ekstraksi dan optimasi lama penggumpalan pektin. Dalam setiap optimasi dilakukan analisis berat ekivalen, kadar metoksil, kadar asam galakturonat dan yang terakhir penentuan derajat esterifikasi pektin kulit kakao tersebut. Berdasarkan hasil penelitian maka disimpulkan bahwa suhu untuk proses ekstraksi adalah 80°C dengan lama penggumpalan pektin 16 jam yang menghasilkan DE optimum sebesar 72%, kadar metoksil 12,01%, kadar asam galakturonat 94,60% serta berat ekivalennya 666,67%. Hasil yang diperoleh tersebut menunjukkan bahwa kulitas pektin yang diperoleh telah memenuhi kriteria standar mutu IPPA yaitu pektin kulit kakao termasuk pektin metoksil tinggi (HMP).