p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Midwife Care Journal
Fadhila Arienda Humaira
Universitas Bhakti Asih Tangerang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Tingkat Nyeri dengan Pemberian ASI pada Ibu Post Sectio Caesarea di Ruang Camelia B RSU Bhakti Asih Kota Tangerang Riska Reviana; Anggun Kristian Sutra; Irfan Ilmi; Fadhila Arienda Humaira; Andi Mustika Fadillah Rizki; Dwi Ghita; Sumarmi Sumarmi
Midwife Care Journal Vol. 2 No. 1 (May 2025)
Publisher : Universitas Bhakti Asih Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65344/micare.v2i1.113

Abstract

Penurunan tingkat Pemberian ASI pada bayi dapat dipengaruhi dari ibu yang selalu dalam keadaan tertekan, kurang percaya diri, sedih, cemas, dan mengalami berbagai bentuk ketegangan akan mengakibatkan kerja sistem hormon prolaktin dan oksitosin terhambat, yang mana kedua hormon tersebut sangat berpengaruh dan berperan penting terhadap proses sekresi ASI. Tujuan : Mengetahui Hubungan Tingkat Nyeri Dengan Pemberian ASI Pada Ibu Post Sectio Caesarea Di Ruang Camelia B RSU Bhakti Asih Kota Tangerang Metode Penelitian : Metode dalam pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan metode Purposive Sampling, yaitu sejumlah 59 responden Hasil Penelitian : Hasil uji statistik dengan Chi-Square diperoleh nilai p (0,248) < a (0,05), sehingga dapat disimpulkan secara statistik terdapat tidak ada hubungan yang bermakna antara tingkat nyeri dengan Pemberian ASI. Kesimpulan : Secara keseluruhan, tingkat nyeri mempengaruhi Pemberian ASI yang dapat berdampak pada dapat meningkatkan produksi ASI memperkuat ikatan antara ibu dan anak serta meningkatkan produksi oksitosin dan prolaktin pada ibu di Ruang Rawat Camelia B RSU Bhakti Asih Kota Tangerang.
Aktivitas Antibakteri Minyak Atsiri Bunga Kenanga dan Aplikasinya pada Sabun Cair untuk Pencegahan Infeksi Sekunder pada Ibu Pasca Persalinan Indriani Febrishaummy Gunawan; Riska Reviana; Fadhila Arienda Humaira
Midwife Care Journal Vol. 2 No. 2 (Nov 2025)
Publisher : Universitas Bhakti Asih Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65344/micare.v2i2.160

Abstract

Minyak Bunga Kenanga (Cananga odorata var. fruticosa (Craib) J. Sinclair) merupakan tanaman alami yang memiliki sifat antibakteri serta memiliki berbagai manfaat kesehatan. Minyak atsiri yang diperoleh dari bunga kenanga dapat diformulasikan menjadi sabun cair. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi minyak atsiri dari bunga kenanga, menguji aktivitas antibakterinya terhadap bakteri yang sering muncul pada infeksi sekunder ibu pasca persalinan yaitu Staphylococcus aureus dan Pseudomonas aeruginosa, serta melakukan aplikasi dalam pembuatan sabun cair. Minyak atsiri diperoleh menggunakan metode distilasi uap-air dengan ciri khas berupa warna kuning muda, aroma segar khas kenanga, berat jenis 0,912 g/mL, dan indeks bias 1,499 yang seluruhnya sesuai dengan standar mutu minyak atsiri kenanga berdasarkan SNI 06-3949-1005. Analisis kandungan kimia dengan GC-MS mengidentifikasi 41 senyawa, yang sebagian besar merupakan turunan terpenoid. Tiga senyawa utama yang ditemukan adalah Caryophyllene (26,6%), L-linalool (16%), dan Germacrene-D (14,6%). Uji aktivitas antibakteri minyak atsiri dengan metode dilusi menunjukkan kemampuan menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus dan Pseudomonas aeruginosa pada konsentrasi hambat minimum masing-masing 6,25% dan 3,12%, serta konsentrasi bunuh minimum sebesar 25%. Selain itu, hasil uji pada sabun cair menunjukkan nilai pH yaitu 9,5 dan berpotensi efektif mencegah infeksi sekunder pada ibu pasca persalinan, terutama melalui kemampuan senyawa aktif dalam menghambat pertumbuhan bakteri pada kulit dan luka operasi.