Luh Desi Aryani
Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa, Denpasar, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implikasi Pengelolaan Wisata Bahari di Pantai Lovina terhadap Desa Adat Kalibukbuk Kabupaten Buleleng: Implications of Marine Tourism Management at Lovina Beach for the Kalibukbuk Traditional Village, Buleleng Regency Luh Desi Aryani
Jurnal Adat dan Budaya Indonesia Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jabi.v8i1.110409

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi wisata bahari, pengelolaan wisata bahari, serta implikasi pengelolaan wisata bahari Pantai Lovina terhadap masyarakat di Desa Kalibukbuk, Kabupaten Buleleng. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Penentuan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling yang melibatkan pengelola wisata, masyarakat sekitar, dan wisatawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pantai Lovina memiliki potensi wisata bahari yang beragam, meliputi atraksi wisata alam, budaya, dan buatan yang didukung oleh aksesibilitas, fasilitas, akomodasi, aktivitas wisata, serta layanan pendukung yang memadai. Pengelolaan wisata bahari Pantai Lovina telah dilaksanakan dengan baik melalui penerapan fungsi manajemen pariwisata yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengawasan dengan melibatkan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan masyarakat setempat. Implikasi pengelolaan wisata bahari Pantai Lovina terhadap masyarakat terlihat pada aspek ekonomi berupa terbukanya peluang kerja dan peningkatan pendapatan masyarakat, serta pada aspek lingkungan berupa meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan kawasan wisata, meskipun masih ditemukan permasalahan sampah dan keterbatasan lahan akibat pembangunan akomodasi pariwisata.