Renno Ramadhani Ika Baruna
Program Studi Farmasi Program Sarjana Universitas An Nuur Purwodadi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

RASIONALITAS PENGGUNAAN OBAT NEUROPROTEKTAN PADA PASIEN STROKE ISKEMIK DI RSUD DR R SOEDJATI PURWODADI Estuningtyas Ayu Hapsari; Muhammad Nur Prasetyo; Renno Ramadhani Ika Baruna
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 10, No 2 (2026)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v10i2.319

Abstract

Stroke iskemik dapat disebabkan oleh adanya pembentukan trombus local pada arteri cerebral, sehingga pasokan oksigen pada jaringan otak berkurang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasien dan rasionalitas obat neuroprotektan pada pasien stroke iskemik. Metode pendekatan deskriptif obsevasional (non eksperimental), data diambil secara retrospektif dengan jumlah data 162 pasien. Hasil pada penelitian didapatkan jumlah persentase pasien stroke iskemik berjenis kelamin perempuan lebih besar dari laki laki dengan persentase sebesar 54,32% dan 45,68%. Persentase tertinggi untuk usia yang mengalami stroke iskemik yang adalah usia 55-64 tahun sebesar 35, 19% selanjutnya usia 65-74 tahun dengan persentase sebesar 33,33%. Persentase tertinggi untuk lama rawat inap adalah 4-6 hari yakni sebesar 72,22% dan untuk persentase teringgi komorbiditas pasien stroke iskemik adalah hipertensi sebesar 66,05 %. Penggunaan obat neuroprotektan tertinggi adalah kombinasi citicolin dan piracetam sebesar 59,26 %. Persentase evaluasi rasionalitas penggunaan obat neuroprotektan pada pasien stroke iskemik dengan indikator tepat indikasi dan obat sebesar 100%, untuk tepat pasien sebesar 99,38%. dan tepat dosis sebesar 99,38%. Kesimpulan masih terdapat terapi yang tidak rasional pada indikator tepat pasien, pemberian piracetam kontraindikasi dengan keadaan pasien dan tidak tepat dosis karena tidak dilakukan penyesuaian dosis pada pasien dengan nilai GFR 20-30.