Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Wanprestasi dalam Akad Mudharabah: Analisis Hukum Ekonomi Syariah Pada Perkara 220/PDT.G/2024/PA.SMI Padlan Padilah; Oyo Sunaryo Mukhlas
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jhes.v8i1.25219

Abstract

Wanprestasi dalam akad mudharabah merupakan isu yang signifikan dalam praktik ekonomi syariah, khususnya terkait pelaksanaan hak dan kewajiban para pihak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek hukum ekonomi syariah dalam perkara 220/Pdt.G/2024/PA.SMI, yang melibatkan sengketa wanprestasi pada akad mudharabah. Studi ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan kasus untuk memahami penerapan prinsip syariah dalam penyelesaian sengketa tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdakwa Ari Sudarjat Sofarulloh melakukan wanprestasi dengan tidak memenuhi kewajibannya sesuai dengan akad pembiayaan yang disepakati dengan mudharabah. Penggugat menggugat Tergugat karena tidak mengembalikan modal usaha beserta keuntungan yang dijanjikan dalam perjanjian dan addendum yang telah dibuat. Pada awalnya, Pengadilan Agama Sukabumi menolak gugatan secara verstek, namun putusan tersebut dibatalkan oleh Pengadilan Agama Bandung yang menerima permohonan kasasi penggugat. Dalam putusan banding, hakim memutuskan bahwa permohonan penggugat tidak dapat diterima secara verstek, tetapi juga memerintahkan tergugat untuk membayar biaya perkara. Sebagai kesimpulan, kasus ini menyoroti pentingnya Kejelasan dan konsistensi dalam pelaksanaan kontrak mudharabi dan penerapan prinsip-prinsip fiqih Islam dalam perselisihan tentang kewajiban dalam perjanjian Syariah. Kasus ini juga menegaskan bahwa para pihak dalam akad mudharab harus memastikan bahwa kewajiban mereka dipenuhi sesuai dengan ketentuan yang disepakati guna menjaga keadilan dan hubungan bisnis yang damai sesuai dengan hukum Syariah.
Efektivitas Gugatan Sederhana dalam Penyelesaian Sengketa Ekonomi Syariah di Pengadilan Agama Kiki Rofi'ah Alawiyah; Oyo Sunaryo Mukhlas; Ramdani Wahyu Sururie
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Hukum Ekonomi Syariah
Publisher : STAI Al Musaddadiyah Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37968/jhesy.v5i1.1894

Abstract

The development of Islamic financial institutions in Indonesia has increased the potential for sharia economic disputes that require a settlement mechanism which is fast, simple, and low-cost. However, ordinary litigation procedures are often time-consuming and procedurally complex, making them less effective for small-value disputes. This study aims to analyze the procedural law governing the settlement of sharia economic disputes through the simple lawsuit mechanism in the Religious Courts and to assess its effectiveness in judicial practice. This research employs a normative juridical method using statutory and case study approaches. Data were collected through library research on primary and secondary legal materials and analyzed qualitatively. The results show that the simple lawsuit mechanism provides broader access to justice through a faster, simpler, and more affordable process conducted by a single judge with a maximum settlement period of 25 working days. This mechanism is effective for simple and small-value sharia economic disputes. However, its implementation still faces limitations when disputes involve third parties or complex sharia contracts, indicating that the mechanism has not been fully adaptive to all forms of sharia economic disputes. Keywords: Sharia economic law; procedural law; Religious Courts; simple lawsuit.