M. Inul Rizkiy
Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Sisipan Sayyidinā dalam Selawat: Analisis Ziyādat al-Ṡiqah dan Idrāj dalam Hadis M. Inul Rizkiy
Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Faculty of Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ushuluna.v11i1.49428

Abstract

Allah SWT memerintahkan hamba-Nya di dalam al-Qur’an untuk berselawat kepada Nabi. Perintah ini diberikan contoh dan bimbingan dari Nabi, bagaimana lafal selawat itu. Persoalan yang muncul belakangan ini ialah penambahan sayyidinā dalam selawat. Sebagian tokoh membolehkan, sementara sebagian lagi melarangnya. Artikel ini mencoba menelusuri awal munculnya sayyidinā dalam selawat. Kedua, artikel ini membahas tambahan sayyidinā, termasuk yang diperbolehkan ataukah tidak, dan bagaimana ilmplikasinya? Untuk mencapai tujuan ini, pendekatan yang digunakan ialah kaidah ziyādat al-ṡiqah dan idrāj. Penelitian ini juga merupakan penelitian kualitatif yang bersifat kepustakaan (library research). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pertama sisipan itu muncul sekitar abad ke-7. Kedua penambahan sayyidinā tidak diperbolehkan menurut kaidah tersebut. Penambahan yang diperbolehkan hanya dalam rangka menjelaskan matan. Adapun tambahan ini tidak demikian. Implikasi dari tambahan ini hadis menjadi ḍa’īf, antara menjadi hadis mudraj atau syāż.