Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

VARIASI PENULISAN NONBAKU DALAM KOMENTAR TIKTOK @nadinnn.en: TINJAUAN PSIKOLINGUISTIK: A Psycholinguistic Review Hadiana Zahrotun Nafisa; Nadine Putri Nurrahmadani; Nayla Ramadhani; Hanifah Dhia Firdaus; Haikal Izza Ramadhan; Riki Nasrullah
Jurnal Bastrindo Vol 7 No 1 (2026): Edisi Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan berbahasa yang ada dalam sosial media, terutama pada TikTok melalui pendekatan psikolinguistik. Berkembangnya sosial media secara pesat, mengubah cara orang berkomunikasi terutama di kalangan remaja. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa menganalisis komentar di aplikasi TikTok pada postingan di akun @nadinnn.e. Hasil analisis menunjukkan bahwa kesalahan berbahasa yang paling umum meliputi penggunaan kata yang tidak baku. Dari sudut pandang psikolinguistik, kesalahan-kesalahan ini dapat dihubungkan dengan proses kognitif dan perkembangan bahasa pada anak-anak tersebut. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pendidik dan orang tua untuk lebih memahami gaya berbahasa anak-anak pada era digital ini dan meningkatkan keterampilan berbahasa mereka.   Writing Variations in TikTok Comments on @nadinnn.en: A Psycholinguistic Review Abstract: This study aims to analyze language errors found on social media, particularly on TikTok, using a psycholinguistic approach. The rapid growth of social media has transformed the way people communicate, especially among teenagers. This study employs a descriptive qualitative approach, using data collection techniques that involve analyzing comments on the TikTok app on posts from the @nadinnn.e account. The results of the analysis indicate that the most common language errors involve the use of non-standard words. From a psycholinguistic perspective, these errors can be linked to cognitive processes and language development in these children. This study is expected to provide insights for educators and parents to better understand children’s language styles in this digital age and improve their language skills.