Sri Minarti
Universitas Islam Sultan Agung, Semarang

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Metodologi Ulumul Hadits Pajar Anwar; Sri Minarti
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/7ytxq209

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep dan metodologi Ulumul Hadis, yaitu disiplin ilmu yang mempelajari segala aspek yang berkaitan dengan hadis Nabi Muhammad SAW. Ulumul Hadis mencakup berbagai cabang ilmu yang bertujuan untuk mengkaji, mengelola, dan menilai keaslian serta pemahaman hadis. Studi ini menyoroti beberapa pengetahuan seperti, definisi hadis, bentuk-bentuk hadis, dan unsur-unsur hadist. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian pustaka dengan menganalisis literatur dari berbagai sumber klasik dan kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ulumul Hadis memainkan peran krusial dalam memastikan keaslian dan pemahaman yang benar terhadap hadis, yang pada gilirannya mendukung pengamalan ajaran Islam yang autentik dan sesuai dengan tuntunan Nabi Muhammad SAW. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan pentingnya Ulumul Hadis dalam studi Islam dan kontribusinya dalam mempertahankan integritas ajaran Islam melalui metodologi yang ketat dan sistematis.
Bidang Ilmu dan Kebudayaan Arnismawati; Sri Minarti
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/r2x63s49

Abstract

Dalam catatan sejarah, Islam merupakan Agama yang paling mudah diterima ajarannya oleh setiap orang diberbagaipenjuru dunia. Hal tersebut dikarenakan dalam ajaran Islam tidak ada penolakan atau penentangan pada kultur budayadaerah selama budaya tersebut tidak bertentangan dengan ajaran yang tercantum dalam Al-Quran dan Sunah Nabi. Artinya masuknya Ajaran Islam dalam dalam suatu daerah tertentu itu melalui penetrasi kebudayaan daerah yang ada didaerah tertentu dengan perpaduan Ajaran Islam. Oleh karena itulah ajaran Islam dapat diterima dengan baik oleh masyarakat suatu daerah dengan pertimbangan tanpa merubah budaya yang sudah ada atau budaya peninggalan nenek moyang yang ada di daerah tersebut. Maka tidak heran jika kita datang ke suatu daerah tertentu kemudian kita mengamati ada sebuah perbedaan dalam hal peribadatan Agama Islam didaerah tersebut, itu semua bermula dikarenanakan terjadi penetrasi antara budaya lokal yang sudah ada didaerah tersebut dengan Ajaran Islam.
Metodologi Filsafat dan Teologi (Kalam) Puspa Utari; Sri Minarti
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/d9749q72

Abstract

Filsafat Al-Kindi dalam Memahami Teologi. Manusia merupakan makhluk unik yang menjadi kajian filsafat sejak awal. Denganmengkaji manusia, lahirlah banyak cabang ilmu pengetahuan yang bersumber dari manusia. Misalnya biologi, antropologi, psikologi, sosiologi, ilmu komunikasi, ekonomi, hukum, dan lain-lain. Bahkan, banyak teori yang lahir dari cabang-cabang ilmu tersebut. Untuk itu, penulis mengkaji tentang manusia perspektif Al-Kindi. Pemikiran Al-Kindi cukup besar dan mendasar terutama di bidang filsafat, fisika, metafisika, epistemologi, dan etika. Ia mempertemukan antara filsafat dan agama. Menurut Al-Kindi filsafat adalah ilmu tentang kebenaran atau ilmu yang termulia dan tertinggi martabatnya. Agama juga merupakan ilmu mengenai kebenaran.. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana penjelasan filsafat Al-Kindi dalam memahami teologi? Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan penjelasan filsafat Al-Kindi dalam memahami Teologi. Metode dalam Penelitian ini adalah library research, artinya data-data yang digunakan berasal dari sumber kepustakaan baik itu primer maupun sekunder, baik berupa buku, ensiklopedi, jurnal, majalah dan karya lain yang dipublikasikan. Teknik Pengumpulan Data dalam penelitian ini dengan mengumpulkan literatur baik sebagai sumber primer maupun sekunder untuk mendapatkan data yang berhubungan dengan masalah penelitian, kemudian melakukan analisis terhadap data-data yang diperoleh. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah teknik analisis deskriptif yaitu usaha untuk mengumpulkan data dan menyusun suatu data, kemudian dilakukan analisis terhadap data tersebut. Analisis data deskriptif adalah data yang dikumpulkan beberapa kata-kata dan gambar bukan dalam bentuk angka-angka. Selanjutnya konten analisis adalah metodologi yang memanfaatkan seperangkat prosedur untuk menarik kesimpulan yang sahih dari sebuah dokumen. Konten analisis adalah teknik apa pun yang digunakan untuk menarik kesimpulan melalui usaha untukmenemukan karakteristik pesan dan dilakukan secara objektif dan sistematis. Al-Kindi adalah filsuf pertama dalam Islam, yang menyelaraskan antara agama dan filsafat. Ia melicinkan jalan bagi Al-Farabi, Ibnu Sina, dan Ibnu Rusdy. Ia memberikan duapandangan berbeda. Pertama, mengikuti jalur ahli logika dan memfilsafatkan agama. Kedua, memandang agama sebagai sebuahilmu ilahiah dan menempatkannya di atas filsafat. Ilmu ilahiah ini diketahui lewat jalur para Nabi. Akan tetapi, melalui penafsiran filosofis, agama menjadi selaras dengan filsafat. Persoalan metafisika telah dibicarakan oleh al-Kindi dalam beberapa risalahnya, antara lain risalah yang berjudul “tentang filsafat pertama” dan “tentang keesaan Tuhan dan berakhirnya benda-benda alam”. Tuhan adalah wujud sempurna yang tidak didahului oleh wujud lain, tidak berakhir wujud-Nya dan tidak ada wujud kecuali dengan-Nya.Sesuai dengan paham yang ada dalam Islam, Tuhan bagi Al-Kindi adalah Pencipta bukan penggerak pertama sebagaimana pendapat Aristoteles.
Studi Islam dengan Pendekatan Tasawuf Mistisme Islam Rahmat Dani Sinaga; Sri Minarti
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/5tmppy18

Abstract

Studi Islam dengan pendekatan tasawuf mistisisme Islam mengkaji dimensi spiritual Islam yang berfokus pada pencapaian kedekatandengan Tuhan melalui pengalaman batin, seperti zikir dan meditasi. Tasawuf menawarkan pendekatan yang berbeda dari aspek syariatdan sosial Islam, mengutamakan kesatuan dengan Tuhan dan penyucian jiwa. Penelitian ini menggali sejarah perkembangan tasawuf, pengalaman mistik seperti fana dan baqa, serta kritikan terhadap praktik tasawuf, baik dari ulama tradisional maupun reformis. Selain itu, tasawuf juga dianalisis dalam konteks masyarakat Islam kontemporer, dengan menghubungkannya dengan psikologi dan filsafat untuk menyeimbangkan aspek rasional dan spiritual. Jurnal ini bertujuan memberikan wawasan tentang kontribusi tasawuf dalam pembentukan karakter dan spiritualitas umat Islam, serta relevansinya dalam dunia modern yang materialistis.