Rabiyatul Adawiyah
Pendidikan Biologi, PSDKU Universitas Syiah Kuala Gayo Lues

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengamatan Kelas Amphibia Katak (Anura) Indah Putri Santri; Rabiyatul Adawiyah
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/eqwame26

Abstract

Amphibi merupakan hewan yang mempunyai 2 fase kehidupan, yaitu kehidupan di air dan darat. Pada kedua fase menunjukkan sifat antara ikan dan reptil. Hal ini membuktikan bahwa amphibi merupakan suatu kelompok chordata yang pertama kali keluar dari kehidupan air (Boolootian, 1979). Lubang hidung katak terletak di bagian depan kepala, lebih tepatnya di atas mulut. Lubang hidung ini berfungsi untuk pernapasan dan penciuman. Katak bernapas melalui hidungnya saat berada di darat, tetapi bisa bernapas melalui kulit atau rongga mulutnya saat berada dalam air. Pengamatan morfologi katak menunjukkan bahwa struktur tubuhnya sangat adaptif untuk kehidupan di dua habitat, yaitu darat dan air. Fitur-fitur seperti lidah yang lengket, gigi yang kuat, dan ekstremitas dengan selaput memfasilitasi katak dalam berburu mangsa, bergerak di air, dan melompat dengan efisien. Sistem pernapasan katak yang fleksibel, yang memungkinkan pernapasan melalui kulit dan paru-paru, juga menunjang kelangsungan hidupnya dalam kondisi lingkungan yang berbeda.
Struktur Kerangka Bebek Indah Putri Santri; Rabiyatul Adawiyah
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/6xrxnf66

Abstract

Sistem rangka bebek sangat penting bagi strukturnya, memberikan dukungan bagi tubuh, melindungi komponen internalnya, dan bertindak sebagai tempat jangkar bagi otot di samping struktur tubuh lunak lainnya. Sebagai bagian dari kelas Aves, komposisi tulang bebek menunjukkan ciri-ciri khusus dan individual yang sesuai untuk terbang, meskipun bebek merupakan jenis burung yang terutama berenang dan kurang terbang. Kerangka kerangka bebek memfasilitasi berbagai tindakan seperti terbang di udara, menavigasi air, dan bergerak di darat. Beberapa ciri penting yang diamati adalah: tengkorak dengan paruh yang kuat, daerah leher yang lentur, tulang dada yang dilengkapi lunas untuk otot terbang, tulang yang lentur pada sayap, daerah panggul yang terkonsolidasi untuk keseimbangan, dan tungkai bawah yang panjang dan kokoh untuk propulsi di air. Memahami desain struktural ini sangat penting dalam bidang-bidang seperti anatomi komparatif, manajemen hewan, dan pembelajaran biologi, karena menjelaskan hubungan antara bentuk anatomi dan fungsinya yang sesuai dalam adaptasi makhluk hidup terhadap habitat sekitarnya.