Rudi Mulyana
Universitas Muhammadiyah Cirebon

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Human Resource Planning terhadap Withdrawal Behavior dengan Work Overload sebagai Variabel Mediasi pada Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas II Cirebon Rudi Mulyana; Ali Jufri; Ernanto Ernanto
Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Manajemen Indonesia Vol. 2 No. 2 (2026): JULI-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/m7r1xb58

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Human Resource Planning terhadap Withdrawal Behavior dengan Work Overload sebagai variabel mediasi pada pegawai Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Cirebon. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian berjumlah 81 pegawai, sehingga teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh, yaitu seluruh populasi dijadikan responden. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert lima poin. Analisis data dilakukan dengan metode Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) menggunakan perangkat lunak SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Human Resource Planning berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Withdrawal Behavior serta berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Work Overload. Selanjutnya, Work Overload berpengaruh positif dan signifikan terhadap Withdrawal Behavior. Pengujian efek tidak langsung menunjukkan bahwa Work Overload mampu memediasi secara signifikan pengaruh Human Resource Planning terhadap Withdrawal Behavior. Temuan ini menunjukkan bahwa perencanaan sumber daya manusia yang efektif mampu menekan beban kerja berlebih sehingga dapat mengurangi kecenderungan perilaku penarikan diri pegawai. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa organisasi sektor publik perlu memperkuat perencanaan kebutuhan pegawai, pemerataan distribusi pekerjaan, serta pengelolaan beban kerja untuk meningkatkan efektivitas pelayanan publik dan mengurangi munculnya Withdrawal Behavior.