Ahmad Very Fadli
IAI Hasanuddin Pare

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT DALAM MENGATASI PENGANGGURAN MELALUI BUDIDAYA IKAN AIR TAWAR BERBASIS EKONOMI ISLAM: ( Studi Kasus Desa Canggu Kecamatan Badas Kabupaten Kediri ) Abi Tri Ihwan; Ahmad Very Fadli
Jurnal Ilmiah Ekonomi Syariah Vol. 2 No. 2 (2025): Volume 2 No. 2, Januari 2025
Publisher : LPPM INSTITUT AGAMA ISLAM HASANUDDIN PARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan ekonomi di Kabupaten Kediri menunjukkan peningkatan yang positif, dengan penurunan jumlah pengangguran dan peningkatan jumlah penduduk bekerja. Pemberdayaan ekonomi masyarakat memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi kemiskinan. Desa Canggu, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri, memiliki potensi besar dalam pengembangan sektor perikanan, khususnya budidaya ikan air tawar. Dusun Surowono di Desa Canggu telah melakukan upaya pengembangan potensi lokal melalui budidaya ikan air tawar sebagai strategi pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dengan dukungan infrastruktur dan pariwisata, pemberdayaan ekonomi berbasis perikanan memiliki daya ungkit yang besar terhadap kesejahteraan warga. Oleh karena itu, pengembangan sektor perikanan di Desa Canggu dapat menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi pengangguran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus untuk memahami secara mendalam tentang pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui budidaya ikan air tawar berbasis ekonomi islam di Dusun Surowono, Desa Canggu, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri. Lokasi penelitian dipilih karena potensi besar kegiatan ekonomi di bidang perikanan di daerah tersebut. Pemberdayaan ekonomi masyarakat di Desa Canggu, Kabupaten Kediri, dilakukan melalui budidaya ikan air tawar dengan membentuk komunitas IHC yang bekerja sama dengan dinas perikanan dan pemerintah desa. Program ini telah terbukti menyerap tenaga kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mencerminkan prinsip syariah seperti ta'awun dan keadilan. Dengan demikian, pemberdayaan ekonomi melalui sektor perikanan dapat menjadi solusi strategis untuk menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan, serta menjadi bagian dari ibadah kepada Allah SWT.
ANALISIS EKONOMI DALAM PRAKTIK MANIPULASI PERDAGANGAN SAHAM: STUDI KASUS DI PT JIWASRAYA Fara Shinta Nuriyah Wahidayati; Ahmad Very Fadli
Jurnal Ilmiah Ekonomi Syariah Vol. 3 No. 1 (2025): Volume 3 No. 1, Juli 2025
Publisher : LPPM INSTITUT AGAMA ISLAM HASANUDDIN PARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kasus manipulasi saham yang terjadi pada PT Asuransi Jiwasraya (Persero) menunjukkan lemahnya tata kelola internal perusahaan dan kurang efektifnya pengawasan pasar modal di Indonesia. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor penyebab terjadinya praktik manipulatif tersebut serta menganalisisnya melalui perspektif ekonomi Islam. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan analisis terhadap data sekunder yang bersumber dari laporan resmi OJK, BEI, dan berbagai jurnal nasional. Hasil penelitian mengungkap bahwa praktik manipulasi saham di Jiwasraya dipengaruhi oleh konflik kepentingan, moral hazard, serta ketimpangan informasi antara pelaku pasar dan publik. Dalam tinjauan ekonomi syariah, tindakan ini termasuk dalam kategori gharar (ketidakpastian), tadlis (penipuan), dan maysir (spekulasi), yang bertentangan dengan prinsip keadilan (‘adl) dan amanah (amanah). Oleh karena itu, diperlukan penerapan tata kelola berbasis maqaṣid al-syari‘ah dan penguatan nilai etika investasi guna menjaga integritas pasar modal nasional.
ANALISIS PROBLEMATIKA RENDAHNYA LITERASI KEUANGAN SYARIAH DAN DAMPAKNYA TERHADAP PARTISIPASI INVESTOR DI PASAR MODAL SYARIAH INDONESIA Moh. Zulfa Abdul Basith; Ahmad Very Fadli
Jurnal Ilmiah Ekonomi Syariah Vol. 3 No. 1 (2025): Volume 3 No. 1, Juli 2025
Publisher : LPPM INSTITUT AGAMA ISLAM HASANUDDIN PARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya tingkat literasi keuangan syariah di Indonesia menjadi tantangan serius dalam upaya penguatan ekosistem pasar modal syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam problematika rendahnya literasi keuangan syariah dan dampaknya terhadap partisipasi investor di pasar modal syariah Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kasus, berdasarkan analisis data sekunder yang diperoleh dari laporan resmi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia (BEI), serta publikasi ilmiah dan berita ekonomi terpercaya seperti CNBC Indonesia. Hasil analisis menunjukkan bahwa rendahnya literasi keuangan syariah disebabkan oleh keterbatasan edukasi dan sosialisasi, kurangnya akses informasi yang memadai, serta rendahnya kepercayaan masyarakat terhadap instrumen investasi berbasis syariah. Kondisi ini berdampak pada minimnya minat dan partisipasi investor dalam instrumen pasar modal syariah. Solusi yang ditawarkan meliputi penguatan program literasi digital, sinergi antara perguruan tinggi dengan lembaga pasar modal, serta pengembangan platform edukasi syariah yang inovatif dan inklusif. Penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap investasi syariah sebagai langkah strategis dalam memperkuat fondasi ekonomi Islam di Indonesia.
FINANCIAL TECHNOLOGY DALAM PERSPEKTIF QAUL SHAHABI Ahmad Very Fadli
Jurnal Ilmiah Ekonomi Syariah Vol. 3 No. 2 (2026): Volume 3 No. 2, Januari 2026
Publisher : LPPM INSTITUT AGAMA ISLAM HASANUDDIN PARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Financial Technologi (fintech) pada masa modern ini menjadi hal yang biasa dan bahkan kebutuhan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Financial Technologi (fintech) pada dasarnya adalah istilah yang digunakan untuk berbagai inovasi pada bidang keuangan yang menggunakan teknologi modern. Inovasi pada bidang Financial Technologi (fintech) bermacam-macam dan terbagi kedalam beberapa segmen, baik itu business to business,  jual beli saham, pembayaran, peminjaman uang, lending, transfer dana, investasi ritel, hingga perencanaan keuangan. Sedangkan Qaul al-Shahaby dapat diartikan sebagai pendapat para sahabat Rasulullah saw. Pendapat sahabat adalah pendapat dari para sahabat tentang suatu kasus yang dikutip para Ulama, baik berupa fatwa maupun sebuah ketetapan hukum. Sedangkan ayat ataupun Hadist tidak dapat menjelaskan hukum terhadap kasus yang sedang dihadapi sahabat tersebut. Contoh qaul shahabi dalam ekonomi islam adalah dalam bentuk jual beli ‘inah. Sedangkan dalam prakteknya dalam dunia perbankan syariah adalah dengan adanya produk kartu kredit syariah. Produk kartu kredit syariah ini adalah bentuk penggabungan antara unsur qaul shahabi dan juga financial technolgy. kartu kredit syariah ini diperbolehkan apabila didasarkan oleh syariat-syariat Islam.
ANALISIS KEGAGALAN MITIGASI RISIKO OPERASIONAL PADA BANK SYARIAH INDONESIA: STUDI KASUS SERANGAN RANSOMWARE LOCKBIT DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KEAMANAN DATA NASABAH Kaleksanan Ilham Hakqi Massani; Ahmad Very Fadli
Jurnal Ilmiah Ekonomi Syariah Vol. 3 No. 2 (2026): Volume 3 No. 2, Januari 2026
Publisher : LPPM INSTITUT AGAMA ISLAM HASANUDDIN PARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital perbankan syariah menghadirkan tantangan keamanan siber yang serius, sebagaimana dibuktikan oleh insiden kelumpuhan layanan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) akibat serangan ransomware LockBit pada Mei 2023. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab kegagalan mitigasi risiko operasional pada kasus tersebut serta mengevaluasi dampaknya terhadap keamanan data nasabah. Menggunakan metode kualitatif studi kasus dengan teknik analisis akar masalah (root cause analysis) pada data sekunder, penelitian ini membedah kronologi insiden dan respons manajemen berdasarkan teori manajemen risiko perbankan syariah. Temuan utama menunjukkan bahwa kegagalan mitigasi disebabkan oleh lemahnya sistem deteksi dini (early warning system) dan ketidaksiapan protokol pemulihan bencana (disaster recovery plan), yang diperburuk oleh komunikasi krisis yang kurang transparan. Kebocoran 1,5 Terabyte data nasabah mengindikasikan pelanggaran terhadap prinsip kehati-hatian (prudential banking) dan amanah dalam menjaga privasi konsumen. Penelitian ini menyimpulkan bahwa insiden BSI bukan sekadar gangguan teknis, melainkan kegagalan tata kelola risiko operasional yang fundamental. Implikasi praktis dari studi ini menekankan urgensi transformasi arsitektur keamanan siber dari reaktif menjadi proaktif, serta penguatan regulasi perlindungan data untuk memulihkan kepercayaan publik terhadap ekosistem perbankan syariah di Indonesia.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN EKONOMI PEMERINTAH TERHADAP PERKEMBANGAN PASAR MODAL SYARIAH DI INDONESIA: ANALISIS STUDI LITERATUR Moh. Zulfa Abdul Basith; Ahmad Very Fadli
Jurnal Ilmiah Ekonomi Syariah Vol. 4 No. 1 (2026): Volume 4 No. 1, Juli 2026
Publisher : LPPM INSTITUT AGAMA ISLAM HASANUDDIN PARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang penelitian didasarkan pada masih adanya kesenjangan antara pertumbuhan pasar modal syariah dan potensi ekonomi syariah nasional yang belum dimanfaatkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kebijakan ekonomi pemerintah dalam mendukung perkembangan pasar modal syariah di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan menelaah artikel jurnal ilmiah, laporan resmi, serta publikasi akademik yang relevan dengan kebijakan ekonomi dan pasar modal syariah. Hasil kajian menunjukkan bahwa kebijakan ekonomi pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan regulasi, pengawasan, pengembangan instrumen keuangan syariah, serta peningkatan literasi keuangan, berkontribusi positif terhadap pertumbuhan dan stabilitas pasar modal syariah. Namun demikian, efektivitas kebijakan tersebut masih dipengaruhi oleh kualitas implementasi, kesiapan infrastruktur pasar, tingkat literasi masyarakat, serta kondisi ekonomi makro. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan kebijakan yang terintegrasi dan berkelanjutan diperlukan untuk mendorong optimalisasi peran pasar modal syariah dalam mendukung pembiayaan sektor riil dan pembangunan ekonomi nasional. Temuan penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dalam kajian ekonomi syariah serta menjadi bahan pertimbangan praktis bagi pembuat kebijakan dan regulator pasar modal.