KOTIMAH KOTIMAH
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

DINAMIKA SHARIA GUIDANCE DALAM MITIGASI RISIKO SYARIAH: STUDI KASUS PADA LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH Dinda Khalimatul Masruroh; KOTIMAH KOTIMAH
Jurnal Ilmiah Ekonomi Syariah Vol. 3 No. 2 (2026): Volume 3 No. 2, Januari 2026
Publisher : LPPM INSTITUT AGAMA ISLAM HASANUDDIN PARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak           Penelitian ini menelaah dinamika sharia guidance dalam mitigasi risiko syariah pada lembaga keuangan syariah (LKS) di Indonesia dengan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis berbasis studi pustaka. Latar belakang penelitian menunjukkan pertumbuhan aset LKS yang mencapai Rp800 triliun pada 2025, disertai meningkatnya risiko syariah seperti gharar dan maisir akibat digitalisasi dan perkembangan fintech syariah. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pola pencegahan pra-kontrak, pengawasan operasional, dan koreksi pasca-penyaluran melalui studi kasus pada Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Baitul Maal wat Tamwil (BMT) periode 2015–2025. Hasilnya menunjukkan bahwa sharia guidance efektif menurunkan risiko ketidakpatuhan hingga 25–30% melalui integrasi teori agency syariah dan maqasid syariah, meskipun masih terkendala independensi DPS dan keterbatasan pengukuran kuantitatif. Kesimpulan menegaskan sharia guidance sebagai instrumen strategis dinamis dengan rekomendasi penguatan regulasi OJK, sertifikasi DPS, serta integrasi enterprise risk management untuk memperkuat resiliensi LKS. Kata Kunci : Sharia Guidance, Mitigasi Risiko Syariah, Lembaga Keuangan Syariah, Dewan Pengawas Syariah, Sharia Governance, Bank Syariah IndonesiaAbstractThis study analyzes the dynamics of sharia guidance in mitigating sharia risk in Islamic financial institutions (LKS) in Indonesia using a qualitative descriptive-analytical approach based on library research. The research background highlights the growth of LKS assets reaching IDR 800 trillion in 2025, accompanied by rising sharia risks such as gharar and maisir due to digitalization and sharia fintech, with a literature gap on the proactive role of the Sharia Supervisory Board (DPS). The main objective is to identify patterns of pre-contract prevention, intra-operational supervision, and post-disbursement correction, through conceptual case studies on Bank Syariah Indonesia (BSI) and Baitul Maal wat Tamwil (BMT) for the 2015-2025 period. Findings indicate that sharia guidance effectively reduces non-compliance risk by 25-30% through integration of sharia agency theory and maqasid sharia, despite constraints in DPS independence and quantitative measurement. The conclusion affirms sharia guidance as a dynamic strategic instrument, with recommendations for strengthening OJK regulations, DPS certification, and enterprise risk management integration for LKS resilience Keywords : Sharia Guidance, Sharia Risk Mitigation, Islamic Financial Institutions, Sharia Supervisory Board, Sharia Governance, Bank Syariah Indonesia
ANALISIS KEBIJAKAN SUBSIDI PEMERINTAH DALAM PERSPEKTIF MIKRO EKONOMI ISLAM TERHADAP KESEJAHTERAAN MASYARAKAT Riza Sofiana Dewi; Sova Sevilia; Kotimah Kotimah
Jurnal Ilmiah Ekonomi Syariah Vol. 3 No. 2 (2026): Volume 3 No. 2, Januari 2026
Publisher : LPPM INSTITUT AGAMA ISLAM HASANUDDIN PARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebijakan subsidi pemerintah merupakan salah satu instrumen penting dalam perekonomian yang berperan menjaga stabilitas harga dan melindungi kesejahteraan masyarakat, terutama kelompok berpendapatan rendah. Namun, dalam praktiknya, subsidi sering menghadapi persoalan efektivitas, ketepatan sasaran, serta keadilan distribusi. Kondisi tersebut menuntut adanya kajian yang tidak hanya menilai subsidi dari aspek teknis ekonomi, tetapi juga dari perspektif nilai dan tujuan sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis kebijakan subsidi pemerintah dalam perspektif ekonomi mikro Islam serta implikasinya terhadap kesejahteraan rakyat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi pustaka, melalui penelaahan dan sintesis terhadap jurnal-jurnal ilmiah yang relevan dengan tema subsidi, peran negara, keadilan fiskal, dan kesejahteraan dalam ekonomi Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa dalam ekonomi mikro Islam, subsidi memiliki legitimasi normatif sebagai instrumen kebijakan publik yang berorientasi pada maslahah dan falah. Subsidi dipandang efektif dalam menjaga daya beli dan stabilitas sosial apabila dirancang secara adil, tepat sasaran, dan disertai mekanisme pengawasan yang memadai. Selain itu, peran negara yang proporsional serta integrasi prinsip etika Islam menjadi faktor penting dalam memastikan subsidi berkontribusi terhadap pemerataan kesejahteraan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kebijakan subsidi dalam perspektif ekonomi mikro Islam tidak hanya berfungsi sebagai alat stabilisasi ekonomi, tetapi juga sebagai sarana mewujudkan keadilan sosial. Kontribusi penelitian ini terletak pada penguatan kerangka konseptual subsidi sebagai kebijakan publik berbasis nilai-nilai ekonomi Islam.
ANALISIS KEBIJAKAN EKONOMI PEMERINTAH DALAM DINAMIKA PASAR UANG DAN PASAR MODAL DI INDONESIA Riza Sofiana Dewi; Fara Shinta Nuriyah Wahidayati; Kotimah Kotimah
Jurnal Ilmiah Ekonomi Syariah Vol. 4 No. 1 (2026): Volume 4 No. 1, Juli 2026
Publisher : LPPM INSTITUT AGAMA ISLAM HASANUDDIN PARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebijakan ekonomi pemerintah memiliki peran strategis dalam memengaruhi stabilitas dan dinamika pasar uang serta pasar modal di Indonesia. Perubahan kondisi ekonomi global, volatilitas pasar keuangan, dan meningkatnya kompleksitas sistem keuangan menuntut kebijakan fiskal dan moneter yang adaptif serta didukung oleh sistem pengawasan yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan ekonomi pemerintah dalam dinamika pasar uang dan pasar modal di Indonesia dengan menitikberatkan pada permasalahan sistem pengawasan pasar keuangan, hubungan sebab-akibat yang melatarbelakanginya, serta perumusan solusi kebijakan yang inovatif dan aplikatif. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain analisis kebijakan, berbasis studi kepustakaan terhadap jurnal ilmiah, dokumen kebijakan, dan publikasi resmi yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa permasalahan utama dalam dinamika pasar uang dan pasar modal bersumber dari ketidaksinkronan kebijakan fiskal dan moneter, fragmentasi kelembagaan pengawasan, serta keterbatasan kapasitas pengawasan dalam merespons dinamika pasar. Temuan ini mengindikasikan pentingnya penguatan koordinasi kebijakan dan integrasi sistem pengawasan untuk menjaga stabilitas pasar keuangan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dalam kajian kebijakan ekonomi serta implikasi praktis bagi perumusan kebijakan pasar keuangan yang berkelanjutan dan stabil.