Intan Dwi Nur Prasasti
Universitas PGRI Jombang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Meningkatkan Daya Saing ‘Ita Yunarta Organizer’ Jombang melalui Analisis SWOT Intan Dwi Nur Prasasti; Nanik Setyani
EQUILIBRIUM : Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Pembelajarannya Vol. 14 No. 2 (2026): Equilibrium : Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/equilibrium.v14i2.23419

Abstract

Analisis SWOT merupakan suatu alat strategis yang digunakan untuk mengidentifikasi Strengths (kekuatan), Weaknesses (kelemahan), Opportunities (peluang), dan Threats (ancaman) dalam suatu organisasi untuk merumuskan strategi meningkatkan daya saing yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan Strengths (kekuatan), Weaknesses (kelemahan),Opportunities (peluang), Threats (ancaman) Ita Yunarta Organizer (IYO), mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang memengaruhi daya saing IYO, serta merumuskan strategi yang dapat diterapkan berdasarkan hasil analisis SWOT. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis dan di validasi menggunakan teknik triangulasi sumber. Pemilihan metode penelitian kualitatif deskrptif dimaksudkan untuk memperoleh data atau informasi mengenai strategi manajemen Ita Yunarta Organizer (IYO) dengan menggunakan metode analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IYO memiliki (1) Strength (kekuatan): (a) SDM komunikatif, kreatif, profesional, (b) Pelayanan personal, fleksibel, responsif, (c) Penetapan harga fleksibel, sesuai budget klien, (d) fasilitas dasar memadai dan kerjasama vendor terpercaya, lokasi strategis di Jombang, menjangkau kota besar sekitar, (2) Weakness belum meratanya pengalaman SDM, terutama anggota baru, persepsi mahal dari pasar menengah kebawah,  (3) Opportunities Trend penggunaan jasa WO meningkat, termasuk intimate wedding, Fleksibilitas harga memperluas pasar berbagai segmen, potensi kolaborasi pelatihan/magang dengan vendor wedding, media social dapat dioptimalkan, (4)Threats competitor dengan harga murah dan branding kuat, tim mayoritas mahasiswa terkendala waktu dan kurang pengalaman, persepsi public sensitive terhadap harga murah dari kompetitor, fasilitas belum lengkap kendala dalam event besar, promosi pesaing focus ke harga promo bukan kualitas. Strategi meningkatkan daya saing IYO dengan demikian, (5) Strength-Opportunities meningkatkan kapasitas SDM melalui pelatihan internal &eksternal untuk menjawab kebutuhan pasar yang terus berkembang, mengoptimalkan pelayanan personal dan harga fleksibel untuk menjangkau segmen pasar baru (mahasiswa, pasangan muda), memanfaatkan kekuatan media social untuk promosi kualitas layanan berbasis testimony klien dan promosi.