Firda Annisa Humaira
Universitas Negeri Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pembelajaran IPS berbasis praksis kritis melalui film Jumbo untuk mengembangkan critical social awareness antibullying di sekolah dasar Firda Annisa Humaira; Putri Rachmadyanti; Raden Roro Nanik Setyowati
EQUILIBRIUM : Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Pembelajarannya Vol. 14 No. 2 (2026): Equilibrium : Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/equilibrium.v14i2.24736

Abstract

Bulliying merupakan problematika sosial yang menjadi tantangan serius di lingkungan sekolah karena dapat menyebabkan dampak fisik maupun emosional. Kondisi ini menegaskan perlunya intervensi pembelajaran yang secara khusus mampu menumbuhkan Critical Social Awareness antibullying murid. Salah satu penyelesaikan masalah yang dapat diimplementasikan dalam memberikan kesadaran kepada murid adalah dengan mengimplementasikan pendekatan praksis kritis menggunakan media digital salah satunya adalah Film.  Tujuan dari penelitian ini adalah  mendeskripsikan implementasi pembelajaran IPS berbasis praksis kritis melalui film Jumbo di SDN Pakis V Surabaya dan menganalisis perkembangan Critical Social Awareness antibullying murid. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk memahami implementasi pembelajaran IPS berbasis praksis kritis melalui film Jumbo serta dampaknya terhadap perkembangan Critical Social Awareness antibullying murid kelas IV di SDN Pakis V Surabaya. Secara keseluruhan, hasil penelitian menguatkan gagasan bahwa pendekatan Praksis Kritis dapat mampu menghadirkan pembelajaran kontekstual yang mengintegrasikan pemahaman konsep sosial, kemampuan berpikir kritis, serta Critical Social Awareness antibullying. Murid tidak hanya memahami konsep interaksi sosial secara teoritis, tetapi juga mampu mengembangkan kesadaran sosial, empati, dan sikap reflektif terhadap perilaku bullying sehingga mendorong terciptanya lingkungan sosial yang lebih positif dan saling menghargai.