Dian Mega Erianti Renouw
Program Studi Hukum, Fakultas Hukum, Universitas Kristen Papua

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MENJAGA MANGROVE, MENJAGA KEHIDUPAN : EDUKASI PELESTARIAN EKOSISTEM MANGROVE DI KELURAHAN KLASABI KOTA SORONG Melisa Ch. Masengi; Dian Mega Erianti Renouw; Grace Andriani; Rendy Pattiasina; Yulian Anouw; Dwi Indah Widya Yanti; Yakob Maryen; Roger Tabalessy; Ivonne Leiwakabessy
SOLIDEO Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Solideo: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56942/y6yvg730

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian ekosistem mangrove di Kelurahan Klasabi, Kota Sorong. Permasalahan utama yang dihadapi adalah tingginya aktivitas penebangan mangrove oleh masyarakat yang belum sepenuhnya memahami fungsi ekologis dan ekonomis mangrove secara berkelanjutan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah Model Pemberdayaan Masyarakat (Community Empowerment Model) dengan pendekatan pembelajaran interaktif yang melibatkan observasi lapangan, perencanaan, serta pelaksanaan sosialisasi secara lansung kepada masyarakat. Kegiatan dilaksanakan dengan memberikan materi mengenai manfaat mangrove, kebersihan lingkungan, serta pengenalan biota yang hidup di ekosistem mangrove, yang didukung dengan media visual sebagai sarana edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai dampak negative penebangan mangrove terhadap lingkungan, seperti meningkatnya risiko banjir, kerusakan habitat biota, serta menurunnya sumber daya perikanan. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong perubahan pola piker masyarakat dari eksploitasi menuju upaya konservatif melalui penanaman Kembali mangrove dan pemanfaatan alternatif ekonomi, seperti pengolahan limbah cangkang kerrang menjadi produk bernilai jual. Respons posistif dari masyarakat menunjukkan bahwa pendekatan kolektif untuk menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir. Dengan demikian, kegiatan ini berkonstrubisi dalam meningkatkan literasi lingkungan serta mendorong terciptanya praktik pengelolaan mangrove yang berkelanjutan di masyarakat