This Author published in this journals
All Journal Jurnal Penjaskesrek
Nurimah Nurimah
Universitas Bina Bangsa Getsempena

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

TANTANGAN GURU PJOK DALAM MENGINTEGRASIKAN TEKNOLOGI DIGITAL PADA PEMBELAJARAN OLAHRAGA DI KOTA BANDA ACEH Kiswanda Arrojak; Nurimah Nurimah; Syahril Syahril; Amand Amand; Achmad Fuadi Aramiko
Jurnal Penjaskesrek Vol. 11 No. 2 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, FKIP Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/penjaskesrek.v11i2.3828

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis tantangan guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) dalam mengintegrasikan teknologi digital pada pembelajaran olahraga di Kota Banda Aceh. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan empat tantangan utama, yaitu keterbatasan infrastruktur dan akses internet, rendahnya kompetensi digital guru, minimnya dukungan institusional, serta karakteristik pembelajaran PJOK yang berorientasi pada aktivitas fisik sehingga teknologi sering dianggap kurang relevan. Meskipun demikian, guru menyadari bahwa teknologi digital dapat mendukung evaluasi gerak, monitoring aktivitas fisik, dan peningkatan keterlibatan siswa. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi teknologi dalam PJOK bukan untuk menggantikan aktivitas fisik, melainkan memperkaya proses pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan pelatihan berkelanjutan dan dukungan fasilitas yang memadai agar implementasi teknologi digital dapat berjalan optimal.AbstractThis study aims to analyze the challenges faced by Physical Education, Sports, and Health (PJOK) teachers in integrating digital technology into sports education in Banda Aceh City. The study uses a qualitative approach with a case study design. Data were obtained through interviews, observations, and documentation, then analyzed using thematic analysis. The results of the study show four main challenges, namely limited infrastructure and internet access, low digital competence of teachers, lack of institutional support, and the characteristics of PJOK learning that are oriented towards physical activity so that technology is often considered irrelevant. However, teachers realize that digital technology can support movement evaluation, physical activity monitoring, and increased student engagement. These findings confirm that the integration of technology in PJOK is not to replace physical activity, but to enrich the learning process. Therefore, continuous training and adequate facility support are needed for the optimal implementation of digital technology.