Siti Nur Hamidah
Universitas Bina Sarana Informatika

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Optimasi Perencanaan Produksi Menggunakan Linear Programming dan Analisis Sensitivitas Pada UMKM Coffee Suganda Majalengka Siti Nur Hamidah; Hafiza Aprilia; Fadil Abdullah
IMTechno: Journal of Industrial Management and Technology Vol. 7 No. 1 (2026): Vol. 7 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/imtechno.v7i1.11608

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in the angkringan-based coffee shop sector have significant economic potential; however, many of them still face challenges in production decision-making due to limited resources and the lack of data-driven planning. This study aims to optimize the beverage production mix at Coffee Suganda, an MSME coffee shop located in Majalengka Regency, which produces 25 product variants, with three main products: palm sugar milk coffee, creamy milk coffee, and chocolate. The research applies Linear Programming (LP) to maximize profit under constraints related to raw materials, production time and is further strengthened by sensitivity analysis to examine the robustness of the optimal solution under parameter changes. Research data were collected through field observations, interviews with the business owner, and records of production and sales activities. The results indicate that the Linear Programming approach provides a more optimal production combination compared to the existing conditions and improves resource utilization efficiency. The sensitivity analysis reveals that changes in raw material availability and selling prices significantly affect the optimal solution, highlighting the importance of adaptive production planning. This study contributes practical insights for angkringan-based coffee shop MSMEs in developing data-driven and adaptive production strategies, as well as academic contributions to the literature on MSME production optimization
Pengukuran Quality of Service (QoS) berdasarkan Kecepatan Download, Upload, Latensi dan Base Transceiver Station di Provinsi Indonesia Ardania Meilaningrum; Siti Nur Hamidah
IMTechno: Journal of Industrial Management and Technology Vol. 7 No. 1 (2026): Vol. 7 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/imtechno.v7i1.11961

Abstract

Pengukuran evaluasi kinerja jaringan seluler menjadi penting untuk dilakukan seiring dengan perkembangan teknologi informasi maupun literasi digital yang semakin meningkat dilihat dari lima tahun terakhir ini. Tingkat latensi sebagai waktu tunggu suatu data dari sumber menuju tujuan dalam lingkup jaringan internet menjadi salah satu indikator penentu kualitas jaringan. Data dari sumber terpercaya yaitu Ookla membahas bahwa kecepatan download dan upload menjadi faktor yang memengaruhi tingkat latensi dengan dicantumkan datanya secara bersamaan pada website resminya. Di satu sisi Indonesia memiliki beberapa karakteristik unik yang membuat latensi di berbagai daerah provinsi menyisakan disparitas digital yang masih terasa. Salah satu faktor penyebabnya adalah infrastruktur yang belum merata di berbagai daerah. Base Transceiver Station (BTS) adalah infrastruktur telekomunikasi yang mempunyai peran penting untuk meningkatkan akses jaringan komunikasi digital khususnya pada daerah remote atau daerah yang terletak di luar jangkauan perkotaaan besar. Penggunaan salah satu standar Telecommunications and Internet Protocol Harmonization Over Network (TIPHON) menjadi landasan pengukuran Quality of Service (QoS) provinsi di Indonesia menggunakan indikator throughput yang terdiri dari kecepatan download, upload, latensi dan jumlah BTS. Penelitian ini menghasilkan keluaran berupa uji regresi Principal Component Analysis (PCA) terdiri dari kecepatan download dan upload yang signifikan berpengaruh pada latensi serta QoS Score komposit untuk pengkategorian bahwa beberapa provinsi salah satunya Jakarta termasuk dalam kategori A atau sangat bagus dengan skor >75 dan terdapat provinsi lain yang termasuk kategori C atau sedang dengan skor <50 sehingga perlu rekomendasi tindak lanjut.