Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Program KKNM Kampus Berdampak Sebagai Wadah Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pendidikan Bahasa Inggris Dan Inovasi Pengelolaan Sampah Menjadi Pupuk Kompos Dan Paving Block di Desa Gardusayang Kecamatan Cisalak Meli Anjani; Wiroh Widriana; Tiara Azzahra K; Rida Stevani D; Jihan Amanda; Taufiq Hidayat
Jurnal Kolaborasi Pengabdian Masyarakat Fakultas Ilmu Administrasi Volume 3 Issue 2, Desember 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/jkpemasfia.v3i2.2395

Abstract

Abstrak Program KKNM Kampus Berdampak Universitas Subang di Desa Gardusayang, Kecamatan Cisalak, dilaksanakan untuk memberdayakan masyarakat melalui dua program utama, yaitu pendidikan bahasa Inggris dasar bagi siswa sekolah dasar dan inovasi pengelolaan sampah. Penelitian ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan masyarakat secara aktif dalam setiap tahapan kegiatan. Subjek kegiatan meliputi siswa SDN Gardusayang, kelompok tani, serta Karang Taruna. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, kuesioner sederhana, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan keterampilan bahasa Inggris siswa, di mana lebih dari 70% mampu memperkenalkan diri dan menjawab salam sederhana setelah pelatihan. Pada aspek lingkungan, masyarakat berhasil mengolah sampah organik menjadi pupuk kompos serta limbah plastik menjadi paving block, yang diperkuat dengan penyediaan 27 unit tempat sampah terpilah (5 unit ganda dan 17 unit tunggal) yang tersebar di wilayah Kedusunan 1 RW 1 dan RW 2. Upaya ini tidak hanya meningkatkan kesadaran ekologis tetapi juga membuka peluang ekonomi produktif. Dengan demikian, integrasi pendidikan berbasis masyarakat dan inovasi pengelolaan lingkungan terbukti efektif menciptakan dampak positif berkelanjutan yang dapat direplikasi di desa lain. Kata Kunci: KKNM, pemberdayaan masyarakat, pendidikan bahasa Inggris, pengelolaan sampah, kompos, paving block.   Abstract The KKNM Kampus Berdampak Program of Universitas Subang in Gardusayang Village, Cisalak District, was implemented to empower the community through two main initiatives: basic English education for elementary school students and innovative waste management. This study employed a Participatory Action Research (PAR) approach, actively involving the community in each stage of the program. The participants included students of SDN Gardusayang, local farmers’ groups, and youth organizations. Data were collected through observation, interviews, questionnaires, and documentation, then analyzed using descriptive qualitative methods. The results showed a significant improvement in students’ English skills, with more than 70% able to introduce themselves and respond to greetings after the program. On the environmental aspect, the community successfully processed organic waste into compost and plastic waste into paving blocks, supported by the provision of 27 segregated waste bins (5 double units and 17 single units) installed in Sub-Hamlet 1, especially in RW 1 and RW 2. This initiative fostered ecological awareness as well as potential economic opportunities. Therefore, the integration of community-based education and environmental innovation proved effective in generating sustainable positive impacts that can be replicated in other rural areas. Keywords: KKNM, community empowerment, English education, waste management, compost, paving block.
Strategi Pemasaran Destinasi Ekowisata Dalam Meningkatkan Kunjungan Wisatawan Di Terminal Wisata Grafika Cikole Lembang (Studi Kasus: Terminal Wisata Grafika Cikole Lembang) Agus Dedi Subagja; Naufal Rifqi Hidayat; Wafi Siti Wahyuni; Jihan Amanda; Tiara Zalianty Rimaniar; Carla Kembuan
The World of Business Administration Journal Volume 8 Issue 1, Juni 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/wbaj.v8i1.2654

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan strategi pemasaran destinasi ekowisata di Terminal Wisata Grafika Cikole Lembang dalam meningkatkan kunjungan wisatawan berdasarkan teori Services Marketing Mix (7P). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi pemasaran telah didukung oleh keberagaman produk wisata, kebijakan harga yang fleksibel, kualitas pelayanan, proses pelayanan, serta fasilitas yang memadai. Namun, pemanfaatan promosi digital masih berfungsi sebagai media brand awareness, sedangkan peningkatan kunjungan wisatawan lebih banyak didukung melalui kemitraan dengan Travel Agent dan Event Organizer (EO). Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara promosi digital dan saluran kemitraan agar penerapan strategi pemasaran dapat mendukung peningkatan kunjungan wisatawan.   Kata kunci : Strategi Pemasaran, Bauran Pemasaran Jasa 7P, Ekowisata, Kunjungan Wisatawan.     Abstract This study aims to analyze the implementation of ecotourism destination marketing strategies at the Grafika Cikole Lembang Tourist Terminal in increasing tourist visits based on the Services Marketing Mix (7P) theory. The study employs a qualitative approach using descriptive methods. Data were collected through interviews, observations, and documentation, and then analyzed using the Miles and Huberman model. The results indicate that the implementation of marketing strategies has been supported by a diverse range of tourism products, flexible pricing policies, service quality, service processes, and adequate facilities. However, digital promotion is still primarily used as a medium for brand awareness, while the increase in tourist visits is largely supported through partnerships with travel agents and event organizers (EOs). Therefore, synergy between digital promotion and partnership channels is needed so that the implementation of marketing strategies can support an increase in tourist visits.  Keywords: Marketing Strategy, 7P Service Marketing Mix, Ecotourism, Tourist Visits.